Kominfo Imbau Netizen Bijak Sebarkan Informasi Gunung Semeru

Kominfo Imbau Netizen Bijak Sebarkan Informasi Gunung Semeru

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 07 Des 2021 19:07 WIB
Erupsi Gunung Semeru merusak ribuan rumah warga. Desa Curah Kobokan, Candipuro, Lumajang disebut sebagai desa terparah yang terdampak erupsi Semeru. Ini fotonya
Foto: Antara Foto
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau agar masyarakat berhati-hati dengan informasi yang menyangkut pasca Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12).

Apabila menerima informasi yang mana tersebut diragukan kebenarannya, maka disarankan agar tidak membagikannya ke yang lain.

"Kementerian Kominfo meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar terkait erupsi Gunung Semeru dan berpotensi meresahkan masyarakat," ujar Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, Selasa (7/12/2021).

Disampaikan Dedy, Kominfo mengimbau masyarakat untuk selalu merujuk pada sumber informasi resmi dan terpercaya, serta melaporkan informasi tidak benar di ruang internet.

"Melalui fitur report yang tersedia di platform media sosial ataupun melalui kanal yang disiapkan oleh Kominfo salah satunya melalui alamat email aduankonten@mail.kominfo.id," ucapnya.

Pasca Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12) BNPB mengungkapkan per Senin (6/12) korban jiwa yang tercatat sementara antara lain luka-luka 56, hilang 22 dan meninggal dunia 22. Sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa dan warga mengungsi 2.004

Kini cuaca di sekitar Gunung Semeru, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang terpantau cerah. Ini berbeda dengan hari sebelumnya.

Pantauan detikcom sekitar pukul 09.00 WIB, puncak Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 mdpl itu terlihat jelas. Langit berwarna biru dan berawan. Angin juga tidak bertiup kencang seperti biasanya.



Simak Video "Momen Evakuasi Warga yang Nekat Pulang saat Terdengar Gemuruh dari Semeru"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)