Facebook Tunda Instagram Kids, Bantah Buruk untuk Anak

Facebook Tunda Instagram Kids, Bantah Buruk untuk Anak

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 28 Sep 2021 16:12 WIB
Istanbul, Turkey - December 15, 2018: Person holding a brand new Apple iPhone X with Instagram profile on the screen. Instagram is an online mobile social networking service, launched in October 2010.
Facebook Tunda Pengembangan Instagram untuk Anak Karena Terus Dikritik (Foto: iStock)
Jakarta -

Facebook menangguhkan pengembangan aplikasi Instagram untuk anak berusia di bawah 13 tahun. Penangguhan ini diumumkan setelah pengembangan Instagram Kids terus-terusan dikritik oleh regulator Amerika Serikat.

Head of Instagram Adam Mosseri tetap membela keputusan perusahaan untuk mengembangkan Instagram Kids. Ia mengatakan Instagram akan memanfaatkan waktu ini untuk mengatasi kekhawatiran orang tua, pakar, pembuat kebijakan, dan regulator.

Mosseri menekankan Instagram Kids ditujukan untuk anak berusia 10-12 tahun. Aplikasinya tidak akan menampilkan iklan dan penggunaannya harus diawasi oleh orang tua.

"Kritikus 'Instagram Kids' akan melihat ini sebagai pengakuan bahwa proyek tersebut adalah ide yang buruk. Bukan seperti itu," kata Mosseri dalam postingan blog Instagram, seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (28/9/2021).

"Realitanya adalah anak-anak sudah online, dan kami percaya bahwa mengembangkan pengalaman yang sesuai usia dan dirancang khusus untuk mereka jauh lebih baik bagi orang tua daripada yang ada saat ini," sambungnya.

Mosseri juga mencontohkan bagaimana dua media sosial besar, YouTube dan TikTok, juga memiliki aplikasi khusus untuk anak-anak berusia di bawah 13 tahun.

Penangguhan pengembangan Instagram Kids juga diumumkan setelah laporan Wall Street Journal tentang dampak negatif Instagram terhadap remaja perempuan. WSJ mengutip studi internal Facebook dalam tiga tahun terakhir yang meneliti bagaimana Instagram mempengaruhi penggunanya yang masih berusia remaja.

Salah satu presentasi internal Facebook menemukan di antara kalangan remaja yang mengungkap keinginan untuk bunuh diri, 13% pengguna dari Inggris dan 6% pengguna dari AS mengatakan masalahnya bermula dari Instagram. Selain itu, Instagram juga disebut memperburuk masalah 'body image' di kalangan remaja perempuan.

Head of Research Facebook Pratiti Raychoudhury membantah laporan tersebut dan menyebut tuduhan bahwa Instagram berbahaya bagi remaja perempuan merupakan sesuatu yang tidak akurat.

Dalam postingan blog terpisah, Raychoudhury mencontohkan dari 12 slide presentasi yang dikutip WSJ, remaja perempuan hanya menyebut body image sebagai masalah yang diperburuk oleh Instagram.

"Riset ini, beberapa hanya mengandalkan masukan dari 40 remaja, dirancang untuk menginformasikan percakapan internal tentang persepsi paling negatif remaja terhadap Instagram. Itu tidak mengukur hubungan kausal antara Instagram dan masalah dunia nyata," kata Raychoudhury.



Simak Video "Facebook Cs Anjlok, Mark Zuckerberg Rugi Hampir Rp 100 Triliun"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)