Ini Aturan Baru Apple Soal COVID-19

Ini Aturan Baru Apple Soal COVID-19

Josina - detikInet
Senin, 20 Sep 2021 18:11 WIB
A demonstration of the newly released Apple products is seen following the product launch event at the Steve Jobs Theater in Cupertino, California, U.S. September 12, 2018. REUTERS/Stephen Lam
Ini Aturan Baru Apple Soal COVID-19 (Foto: Stephen Lam/Reuters)
Jakarta -

Mulai bulan depan Apple akan jarang melakukan tes untuk deteksi COVID-19 kepada karyawan baik yang datang ke kantor atau toko Apple yang sudah divaksinasi. Namun yang mereka yang belum divaksin akan tetap sering dites.

Tim Cook CEO Apple dan Deirdre O'Brien Senior Vice Presiden of Retail mengumumkan kebijakan baru ini selama pertemuan semua pihak terkait Jumat, (17/9) sebagaimana dilansir detiKINET dari The Verge, Senin (20/9/2021).

Pedoman perusahaan yang diperbarui tampaknya sejalan dengan standar OSHA (Occupational Safety and Health Administration) yang akan ditetapkan sebagai hasil dari dorongan administrasi Presiden AS Joe Biden untuk meningkatkan tingkat vaksinasi.

Standar tersebut mengatakan perusahaan dengan 100 orang atau lebih harus memerlukan imunisasi atau pengujian mingguan. Apple baru-baru ini telah menunda tanggal masuk para karyawannya kembali ke kantor, penundaan ini juga sebagai tanggapan atas lonjakan kasus akan varian Delta.

Sebelumnya email internal pada bulan Agustus lalu menetapkan bahwa masuk kantor akan ditunda setidaknya hingga Januari 2022. Karyawan akan diberikan pemberitahuan satu bulan sebelumnya sebelum berlaku jadwal masuk kantor.

Selama pertemuan tersebut, Cook mengatakan kepada karyawan bahwa mereka perlu belajar tentang tempat kerja jarak jauh setelah bertahun-tahun sepenuhnya berada di kantor dan sekitar 18 bulan terakhir di rumah.

Untuk saat ini, Apple akan memberi semua karyawannya tiga hari libur ekstra pada kuartal berikutnya.



Simak Video "MacBook Pro Terbaru Dipersenjatai M1 Pro dan M1 Max, Apa Bedanya?"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/agt)