Karena Satu Foto, Karier Atlet Ini Hampir Hancur

Karena Satu Foto, Karier Atlet Ini Hampir Hancur

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 02 Sep 2021 09:45 WIB
Atlet lompat galah cantik
Karena satu foto, karier atlet ini hampir hancur. Foto: sportsretriever
Jakarta -

Allison Stokke sangat berbakat sebagai atlet lompat galah. Tapi kariernya yang cemerlang hampir karena satu foto viral dan judul tulisan yang buruk tentang penilaian dirinya. Bukannya fokus pada prestasinya, Stokke merasa sedih karena ia 'hanya dilihat' dari kecantikannya saja -- padahal saat itu usianya baru 17 tahun.

Sama seperti atlet lainnya, Stokke belajar keras di sekolahnya dan juga berlatih gigih untuk dapat menjadi atlet profesional. Orang-orang memuji Allison Stokke karena berhasil melompati galah dengan tingkatan tertinggi dan berpartisipasi di turnamen bergengsi.

Di usia 15 tahun, lompatannya pernah menjadi yang paling tinggi oleh anak seusianya di Amerika. Lompatannya ketika itu mencapai 3,86 meter. Tahun pertama kariernya, ia memenangkan CIF California State Championship. Pada akhirnya, ia memecahkan rekor baru yakni 4,11 meter di usia 16 tahun.

Alih-alih karena kehebatannya, Stokke dibuat patah hati karena satu foto yang diambil ketika ia berusia 17 tahun yang kemudian diambil dan dijuduli dengan kalimat yang tidak menyenangkan oleh blog With Leather. 'Pole Vaulting is Sexy, Barely Legal'. Komentar di blog tersebut juga banyak yang berfokus pada tubuh Stokke dan sangat tidak bermartabat.

Setelah beberapa saat, dia mencoba mengendalikan situasi - tetapi kekuatan sosial media terlalu kuat. Faktanya, Allison harus mempekerjakan seorang manajer untuk menangani semua email dan panggilan telepon yang dia terima. Namun, dia juga harus berurusan dengan sisi ketenaran yang jauh lebih gelap: para penguntit.

Berbagai upaya dilakukan untuk menekan foto ini tersebar, tapi sayangnya, nasi telah menjadi bubur. Foto dirinya menyebar dan Stokke yang saat itu baru memasuki usia 18 tahun harus menguatkan diri menahan komentar menjijikan dari manusia mesum. Untungnya, ada juga fanbase yang mendukung Stokke agar bisa bangkit dari keterpurukan, sebagaimana melansir Sport Retriever.

Allan Stokke, ayahnya, seorang pengacara sehingga berusaha apapun untuk membantu putrinya dari bahaya dan perhatian yang tidak diinginkan. Allan menghabiskan berjam-jam menelusuri komentar YouTube dan komentar di situs web untuk melihat apakah ada yang ilegal atau tidak pantas secara hukum. Dengan cara ini, dia juga memantau apakah ada orang yang mencoba menguntit Allison.

Akhirnya, Stokke memutuskan untuk berhenti sejenak dari urusan perolahragaan dan ternyata lumayan berhasil meredam ketenarannya sehingga ia bisa lebih fokus mengejar impian. Ia lulus kuliah dan berhasil mencetak rekor lompatan yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya dan ia semakin sering masuk 10 besar dalam kompetisi.

Kini, Allison Stokke menjadi seorang model dan sangat terkenal. Ia kerap direkrut perusahaan olahraga besar untuk mengiklankan produk mereka.



Simak Video "Sering Bikin Konten Kontroversial, Aldi Taher: Buat Beli Popok Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)