Disrupto Digital Hub BSD City Siap Jadi Wadah Pengembangan Startup

Disrupto Digital Hub BSD City Siap Jadi Wadah Pengembangan Startup

Adi Fida Rahman - detikInet
Jumat, 27 Agu 2021 12:09 WIB
Sinar Mas Land luncurkan hub digital di BSD City
Digital Hub BSD City. Foto: Dok. Sinar Mas Land
Jakarta -

Disrupto Digital Hub di BSD City baru saja diresmikan Sinar Mas Land pada Kamis (26/8/2021). Area serba guna hasil kolaborasi dengan Disupto itu diharapkan menjadi tempat pengembangan startup di Indonesia melalui program pamera, workshop dan talkshow secara reguler.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate yang turut menghadiri peresmian virtual menyampaikan dukungannya kepada Disrupto Digital Hub dalam upaya pengembangan perusahaan rintisan di Tanah Air.

"Serangkaian upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan transformasi digital di Indonesia perlu didukung oleh inisiasi-inisiasi kolaboratif lainnya. Termasuk yang dikembangkan Sinar Mas Land dan Disrupto melalui Disrupto Digital Hub. Kerja sama ini harus terus kita tingkatkan untuk mencapai visi bersama yaitu mewujudkan Indonesia sebagai salah satu digital hub di Asia," tutur Johnny.

Sementara Chief Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, menuturkan kehadiran Disrupto Digital Hub dapat memperkaya ekosistem digital di Digital Hub BSD City. Kendati Digital Hub BSD City telah menjadi tuan rumah bagi berbagai perusahaan digital, namun mereka terus membuka pintu bagi para penggerak teknologi digital untuk terus berkarya dan menggali potensi di bidang ini.

"Kami harap kehadiran Disrupto Digital Hub dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan perusahaan rintisan yang potensial sehingga ke depan kita dapat menyaksikan tumbuhnya berbagai inovasi teknologi digital dari kawasan ini," ujar Irawan.

Disrupto Digital Hub terbagi menjadi tiga area yaitu Exhibition Area, Conference Area, dan F&B Area. Exhibition Area merupakan ruang pameran interaktif yang menampilkan beberapa objek teknologi dan instalasi seni modern yang dikurasi oleh Connected Art Platform.

Di zona lain, terdapat Conference Area dengan dua ruangan berkapasitas masing-masing 100 orang yang didesain untuk penyelenggaraan talk show, lokakarya, seminar, dan program-program rutin Disrupto Digital Hub. Para tamu dan pengunjung juga dapat menikmati beragam menu hidangan dari merk-merk kuliner ternama di F&B Area yang berkapasitas 42 orang.

Bersamaan dengan peresmian Disrupto Digital Hub diselenggarakan dengan serangkaian acara talkshow virtual bertajuk DNA Digitalks. Dalam acara tersebut, berbagai topik seputar bisnis, teknologi, serta lifestyle didiskusikan oleh para pakar, praktisi, dan pelaku bisnis digital, teknologi serta lingkungan. Ada David Fernando Audy (Operating Partner East Ventures), Alamanda Shantika (Founder Binar Academy), Danny Wicaksono (Founder Studio Dasar), MB Junerosano (Founder Waste4Change), dan masih banyak lagi.

"Besarnya animo publik terhadap topik-topik seputar teknologi dan sains baik dalam kerangka festival maupun platform digital dapat menempatkan Disrupto Digital Hub berbagai pusat berkumpulnya pemikiran inovatif para praktisi, akademisi, serta pakar-pakar di dunia teknologi dan sains di Indonesia sehingga dapat tercipta interaksi yang melahirkan diskusi, dialog dan kolaborasi untuk mengembangkan ekosistem digital di Indonesia," kata Gupta Sitorus, CEO & Partner Disrupto.



Simak Video "Jerman Lirik Indonesia untuk Kerja Sama Bangun Startup"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)