Perusahaan Jack Ma Diterpa Kasus Pelecehan Seks

Perusahaan Jack Ma Diterpa Kasus Pelecehan Seks

Tim - detikInet
Selasa, 10 Agu 2021 08:45 WIB
Markas Alibaba
Perusahaan Jack Ma Diterpa Kasus Pelecehan Seksual Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta -

Raksasa e-commerce besutan Jack Ma, Alibaba, diterpa kasus pelecehan seksual. Manajer yang terlibat dalam kasus tersebut kini telah dipecat, dan beberapa petinggi terkait ikut mengundurkan diri.

Kasus ini bermula dari seorang karyawan perempuan Alibaba yang menuduh atasannya dan seorang klien perusahaan atas tindakan pelecehan seksual. Karyawan perempuan tersebut menceritakan insiden itu di jaringan internal Alibaba lewat dokumen PDF setebal 11 halaman, sebelum akhirnya viral setelah diunggah ke Weibo.

Karyawan perempuan tersebut mengatakan ia dipaksa manajernya untuk mengikuti perjalanan bisnis untuk bertemu seorang klien di kota Jinan, yang berjarak sekitar 900 km dari markas Alibaba di Hangzhou.

Menurut karyawan tersebut, pada Selasa (27/7) malam, ia diperintahkan manajernya untuk minum minuman keras bersama kliennya, dan sempat dicium oleh kliennya. Setelah mengonsumsi alkohol, ia terbangun di kamar hotel dalam keadaan tidak berbusana dan tidak mengingat apa yang terjadi malam sebelumnya.

Dari rekaman CCTV terungkap bahwa manajer perempuan itu sempat memasuki kamar hotel tersebut empat kali sepanjang malam. Kepada manajemen Alibaba, manajer itu mengaku melakukan 'tindakan intim' dengan karyawan perempuan yang dalam keadaan mabuk.

Begitu kembali ke Hangzhou, karyawan perempuan itu melaporkan insiden yang dialaminya ke bagian kepegawaian dan manajemen, serta meminta agar bosnya dipecat. Meski bagian kepegawaian menyetujui, tapi mereka tidak mengambil tindakan tersebut.

CEO Alibaba Daniel Zhang langsung mengutuk insiden tersebut dan menyebutnya sebagai sesuatu yang memalukan. Ia mengatakan saat ini insiden itu sedang diselidiki oleh pihak internal dan kepolisian.

"Terlepas dari gender, apakah itu permintaan yang dibuat oleh pelanggan atau atasan, karyawan kami diberdayakan untuk menolaknya," kata Zhang dalam memo internal untuk karyawan Alibaba, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (10/8/2021).

"Kejadian ini merupakan penghinaan bagi semua karyawan Alibaba. Kita harus membangun kembali, dan kita harus berubah," sambungnya.

Manajer yang bertugas di unit City Retail Alibaba itu sudah dipecat dan tidak akan dipekerjakan lagi. Presiden dan kepala kepegawaian unit City Retail juga mengundurkan diri karena insiden tersebut, dan Chief People Officer Alibaba ikut menerima teguran.

Zhang mengatakan Alibaba akan melakukan pelatihan untuk mencegah pelecehan seksual dan meluncurkan kanal khusus yang bisa digunakan oleh karyawan untuk melaporkan insiden yang mereka alami. Alibaba juga akan merilis kebijakan anti kekerasan seksual tanpa toleransi.

Zhang juga menekankan bahwa Alibaba menantang keras budaya memaksa meminum minuman keras. Dalam memo itu, Zhang juga mengatakan Alibaba akan bertanggung jawab atas kesejahteraan karyawan perempuan yang menjadi korban.

Dalam grup chat di aplikasi messaging DingTalk, karyawan Alibaba menuntut keadilan untuk korban dan tindakan untuk mencegah pelecehan seksual. Saat ini grup yang dibuat khusus untuk membicarakan isu tersebut sudah memiliki lebih dari 6.000 anggota.



Simak Video "Jack Ma yang Menghilang Lalu Muncul Lagi Sudah Direncanakan?"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)