CdM Kontingen Indonesia Rosan: Apresiasi dari Shopee Berbeda

CdM Kontingen Indonesia Rosan: Apresiasi dari Shopee Berbeda

Jihaan Khoirunnisaa - detikInet
Kamis, 05 Agu 2021 21:49 WIB
Shopee
Foto: Shopee
Jakarta -

Shopee memberikan apresiasi kepada 77 kontingen Indonesia yang telah berjuang di Olimpiade Tokyo 2020. Penyerahan apresiasi sebesar Rp 1 miliar tersebut dilakukan secara virtual.

Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja mengatakan seluruh perwakilan Indonesia yang terdiri dari 29 atlet, 25 tim ofisial, serta 23 personel lainnya seperti dokter, ahli gizi dan masseur akan mendapatkan saldo ShopeePay dan juga promo gratis ongkir sepuasnya sepanjang tahun 2021 di platform Shopee.

"Kami percaya bahwa kemenangan ini adalah buah usaha dari kerja sama seluruh tim. Shopee sangat bangga akan jerih payah atlet, pelatih, dan banyak personel lain yang telah memberikan yang terbaik bagi Indonesia di panggung dunia. Shopee mengucapkan terima kasih kepada seluruh 77 kontingen Indonesia, yang telah bekerja keras dan berkorban untuk mewakili Indonesia. Kalian semua adalah pahlawan bangsa," ujar Handhika dalam keterangan tertulis, Kamis (5/8/2021).

Menurutnya, seluruh tim kontingen memiliki peranan penting masing-masing sehingga patut diapresiasi. Apalagi mengingat mereka sudah bekerja keras dan mengorbankan banyak hal untuk mencetak pencapaian luar biasa ini.

"Apresiasi Shopee ini diberikan untuk merayakan semangat juang seluruh pahlawan yang telah mengobarkan semangat nasionalisme di panggung dunia. Shopee percaya bahwa prestasi bangsa ini melibatkan usaha semua. Kami berharap apresiasi sederhana ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, sambil merayakan hasil kerja keras bersama, demi nama bangsa Indonesia. Shopee ada untuk semua, Shopee ada untuk Indonesia," tandasnya.

Sementara itu, Chef de Mission Indonesia untuk Olimpiade Tokyo, Rosan P. Roeslani menyampaikan terima kasih kepada Shopee yang telah memberikan apresiasi. Tidak hanya kepada atlet dan pelatih, tapi juga ke seluruh kontingen Indonesia.

"Kami melihat apresiasi ini sebagai hal yang positif dan berbeda. Karena biasanya hanya atlet yang menang saja atau atlet dan pelatih saja yang mendapat apresiasi. Padahal, prestasi di Olimpiade ini adalah atas usaha semua kontingen. Kita punya peran masing-masing, bagaikan sebuah puzzle yang tidak akan menjadi kesatuan yang sempurna jika hilang satu saja bagiannya. Sebagai contoh, masseur yang membuat para atlet kita bisa menjaga stamina saat bertanding untuk bisa lebih bersemangat. Maka apresiasi ini turut memberikan rasa semangat kepada kita semua," katanya.

Di sisi lain, Atlet Angkat Besi Peraih Medali Perunggu Olimpiade Tokyo 2020, Rahmat Erwin Abdullah mengatakan prestasi yang diraihnya tersebut tidak lepas dari dukungan orang-orang terdekat. Ia pun mempersembahkan medali perunggu tersebut kepada kedua orang tuanya.

"Pencapaian yang saya raih ini tidak hanya untuk diri pribadi saya sendiri dan bangsa, tetapi juga untuk orang tua saya. Mereka juga memiliki peranan penting," kata Rahmat.

Tim kontingen lainnya juga bercerita mengenai pengalaman yang mereka hadapi saat masa Olimpiade di Tokyo. Salah satu tim dokter di kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020, Dr. Andhika Raspati, turut membagikan kisahnya dalam menjaga kesehatan para kontingen di masa pandemi. Andhika menilai selama di Jepang seluruh tim Indonesia selama di Jepang benar-benar menjaga diri dengan tidak berinteraksi dan tidak beraktivitas di luar kegiatan latihan.

"Kita setiap hari deg-degan bukan hanya saat menunggu pertandingan, tetapi saat menanti hasil swab antigen yang harus dilakukan setiap hari. Olimpiade kali ini juga merupakan ajang yang berbeda karena kami tidak hanya memikirkan prestasi, melainkan kesehatan dari semua kontingen," ungkap Andhika.

Hal senada juga disampaikan oleh Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Eng Hian. Sebagai pelatih badminton, Eng Hian mengaku dirinya tidak hanya memikirkan peraihan prestasi, tetapi bagaimana atlet-atletnya dapat bertanding dengan maksimal dan tidak terpapar COVID-19.

"Perjuangan kali ini saya bilang cukup berat. Banyak hal dipertimbangkan khususnya bagaimana mengatur kesehatan semua agar bisa bertanding. Hingga akhirnya, kami berhasil mempersembahkan yang terbaik," jelasnya.

Seperti diketahui, Indonesia mencatatkan capaian yang membanggakan dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020. Indonesia mengakhiri dengan torehan 1 emas, 1 perak, dan tiga medali perunggu. Hingga Kamis (5/8) tercatat RI masih menjadi yang terdepan di antara negara-negara Asia Tenggara. Adapun salah satu prestasi yang sangat membanggakan diukir oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang sukses mencetak sejarah medali emas olimpiade pertama kali untuk cabang olahraga bulutangkis ganda putri.



Simak Video "Yang Bisa Dinantikan di Upacara Penutupan Olimpiade Tokyo 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)