Pembelajaran Digital Telkom Melesat di Tengah Pandemi

Pembelajaran Digital Telkom Melesat di Tengah Pandemi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 04 Agu 2021 19:30 WIB
Pijar Mahir, platform pembelajaran besutan Telkom melesat di tengah pandemi COVID-19.
Foto: Telkom
Jakarta -

Pijar Mahir, platform pembelajaran digital besutan Telkom melesat di tengah pandemi COVID-19.

Respon positif pada Pijar Mahir, platform pembelajaran digital, membuat performa aplikasi tersebut tahun ini naik eksponensial dari raihan tahun lalu.

Elnofian selaku Head of Product Pijar mengatakan, respon positif masyarakat Indonesia juga yang membuat pengguna naik dua kali lipat di tahun ini, padahal baru satu semester berjalan.

Dari angka tersebut, sambung dia, ada juga yang sifatnya berselancar ke platform (visitor). Pada semester I tahun ini saja, capaian visitor sudah mendekati raihan dari total raihan tahun lalu.

"Demikian pula dari sisi pendapatan, semester I tahun ini pencapaiannya dibanding dengan pencapaian semester I tahun 2020, sudah sangat jauh meningkat. Karena itu, alhamdulillah kami sudah dapat Best Merchandise Value di Telkom Group tahun lalu dan tahun ini serta Best Monthly Active User tahun ini," ujar Elnofian.

Pijar Mahir adalah evolusi dari pelbagai platform terkait pembelajaran sejak tahun 2000. Dimulai dengan PPDB Siap Online, kemudian berkembang e-Learning Guru Pembelajaran (2015), PaDi/Pustaka DigItal (2016), dan Kerja Indonesia (2017).

Pijar Mahir, platform pembelajaran besutan Telkom melesat di tengah pandemi COVID-19.Pijar Mahir, platform pembelajaran besutan Telkom melesat di tengah pandemi COVID-19. Foto: Telkom

Ada pula program komunitas yakni Internet Goes To School (2000), Bagimu Guru Kupersembahkan (2006-2014), My Teacher My Hero (2010), BLC Merah Putih Daerah Terluar (2013), Digital Lounge (2013-2015), hingga Telkom Disability Center (2016-2018).

Pijar Mahir juga menjadi salah satu mitra digital resmi untuk program Kartu Prakerja sejak 2020 hingga sekarang. Lebih dari 300 pelatihan kategori prakerja, yang mencakup bidang bisnis, usaha dan marketing, kreativitas, pengembangan diri, serta aplikasi perkantoran dan Bahasa Inggris.

Hal lain yang dianggap kekuatan platform ini adalah dengan biaya per pelatihan sangat terjangkau, mulai dari Rp75 ribu/modul, namun peserta sudah peroleh sertifikat, baik untuk program Mahir Teknologi, Mahir Digital, Mahir Marketing, Mahir Bahasa, UMKM, dan Pengembangan Diri.

Metode dan proses pelatihan terbilang simpel, dimulai dari pre test, menyaksikan video pembelajaran, post test, sampai webinar. Peserta bisa mudah dan mandiri pilih menu pelatihan, metode pembayaran uang elektronik, ikuti pelatihan, hingga unduh sendiri sertifikat setelah lulus.

Pandemi membuat platform yang baru rilis tahun 2020 itu, sekarang sudah punya lebih dari 1,5 juta pengguna seluruh Indonesia dengan lebih dari mitra lembaga pelatihan antara lain Cakap, MyEdusolve, Lingkaran, Arkademy, Binus Center, Studilmu, hingga Skill Academy yang telah menayangkan hampir 1.000 judul pelatihan.

Salah seorang peserta Pijar Mahir bidang UMKM, Tria Sharika, mengatakan, dirinya jadi mengetahui banyak hal terkait bisnis kuliner setelah ikut pelatihan Pijar Mahir.

"Sebelumnya saya tak tahu. Jadi, banyak hal yang positif untuk ilmu baru saya dan bisa saya terapkan nanti jika ingin membangun bisnis kuliner," ungkapnya.



Simak Video "IndiHome Dilaporkan Lemot Lagi, Apa Penyebabnya Kali Ini?"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)