6 Inovasi Teknologi Keren di Olimpiade Tokyo

6 Inovasi Teknologi Keren di Olimpiade Tokyo

Aisyah Kamaliah - detikInet
Senin, 26 Jul 2021 07:16 WIB
TOKYO, JAPAN - JULY 23: The Olympic rings outside of the stadium prior to the Opening Ceremony of the Tokyo 2020 Olympic Games at Olympic Stadium on July 23, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Teknologi keren di Olimpiade Tokyo. Foto: Getty Images/Matthias Hangst
Jakarta -

Olimpiade Tokyo mempersiapkan banyak inovasi teknologi canggih yang dipakai untuk membuat pertandingan jadi makin seru ditonton. Tim OBS (Olympic Broadcasting Services) bisa memanfaatkan teknologi ini supaya pemirsa bisa merasakan pengalaman pertandingan yang lebih seru.

Melansir Sports Video, ini dia 6 inovasi keren di Olimpiade Tokyo untuk membantu penonton lebih dapat memahami pertandingan dengan cara-cara baru.

1. MULTI-CAMera REPLAY systems

Teknologi ini menawarkan kemampuan untuk bergerak di sekeliling sebuah aksi pada titik waktu tertentu dan menontonnya dari berbagai sudut. Efeknya mirip dengan adegan aksi dalam film 'The Matrix' di mana kamera tampak berputar 360 derajat di sekitar aktor utama sambil melayang di udara atau menghindari peluru. Di tempat tertentu, bakal ada 60 hingga 80 kamera 4K yang ditempatkan di lokasi yang cocok untuk membuat sudut pandangnya optimal tanpa ada penghalang.

Teknologi ini digunakan di cabang olahraga: Basketball 3×3, Gymnastics, Athletics Track & Field, Cycling BMX Freestyle and Racing, Golf (Hole 14 Tee), Football Women's Final, Skateboard Street, Sport Climbing, Volleyball.

2. 2D Image Tracking

Dibandingkan dengan live tracking yang mengandalkan penentuan posisi GPS atau peralatan nirkabel, pelacakan gambar 2D didasarkan pada teknologi pemrosesan gambar canggih yang memungkinkan pelacakan gerakan. Komputer akan membuat 'label' yang disematkan ke setiap atlet/perahu sehingga bisa dengan mudah diidentifikasikan.

Teknologi ini digunakan di cabang olahraga: Athletics Marathon and Race Walks, Cycling Road and Mountain Bike, Aquatics Marathon Swimming, Triathlon, Canoe Sprint, Rowing.

3. 3D Athlete Tracking (3DAT)

Dikembangkan oleh Intel dan Alibaba, teknologi 3D Athlete Tracking (3DAT) bertenaga AI yang baru adalah teknologi siaran pertama yang dikembangkan menggunakan kecerdasan buatan. Teknologi ini dibuat untuk meningkatkan pengalaman menonton dengan momen yang hampir real-time. Ini akan memberikan pandangan mendalam tentang performa satu atlet dengan yang lain.

Teknologi ini digunakan untuk cabang olahraga: Athletics 100m (incl. Decathlon), 200m (incl. Heptathlon), 400m (incl. Decathlon), 4x100m Relay.


4. Biometric Data Display

Empat kamera akan ditempatkan sekitar 12 m dari para atlet, memfokuskan pada wajah mereka dan menganalisis sedikit perubahan warna kulit yang dihasilkan oleh kontraksi pembuluh darah dari video yang diambil. Penonton akan dapat menyaksikan variasi detak jantung dan adrenalin yang dialami tubuh pemanah saat mereka menembakkan panah melalui grafik di layar.

Teknologi ini digunakan untuk cabang olahraga memanah.



Simak Video "Dukungan Warganet untuk Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020"
[Gambas:Video 20detik]