Bos Teknologi Ini 'Paksa' Semua Karyawan Liburan

Bos Teknologi Ini 'Paksa' Semua Karyawan Liburan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 05 Jul 2021 17:20 WIB
Frustrated and overworked businessman burying his head uner a laptop computer asking for help
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Di tengah situasi pandemi Corona yang mengkhawatirkan saat ini, cukup banyak pegawai dilanda stres. Untuk itu, CEO perusahaan teknologi ini memaksa semua karyawannya untuk tak ragu liburan sejenak.

Todd McKinnon adalah CEO perusahaan software yang sedang berkembang pesat di San Francisco, Okta, dan punya 3.500 karyawan. Dia sudah membuat kebijakan karyawan bisa liburan lama jika menginginkannya.

Namun seperti dikutip detikINET dari CNBC, dia sadar banyak karyawan tidak enak hati untuk liburan begitu saja. Apalagi di San Francisco, bekerja keras sepanjang minggu bahkan sampai weekend merupakan hal biasa.

Untuk itu, Todd mengumumkan ke semua karyawan tentang rencana liburannya bersama keluarga dan sekaligus mengingatkan bahwa pegawai seharusnya liburan juga. Tak hanya itu, ia meminta karyawan mengirim email kepadanya tentang rencana liburan mereka.

"Saya mendapat banyak email," kata Todd. Sejauh ini, dia sudah mendapat 950 email dari karyawan yang mengungkap rencana libur mereka. Ada yang akan bepergian ke Eropa sampai Hawaii.

Sebelumnya, kebanyakan karyawan Okta juga bisa terus bekerja dari rumah jika mereka menginginkannya. Todd sendiri juga sekarang kebanyakan bekerja dari rumah meski sesekali berada di kantor.

Ia mengatakan karyawan sebaiknya tidak merasa tertekan untuk kembali bekerja dari kantor, apalagi jika situasi belum memungkinkan. Menurutnya pegawai tidak boleh tidak enak hati walaupun bosnya sudah berada di kantor.

"Saya tidak ingin melakukan hal itu, bahwa karena CEO sudah kembali ke kantor maka kalian para karyawan juga harus begitu. Sekali orang sudah melihat hal ini, mungkin aku akan banyak bekerja dari kantor. Aku memang memilih akan kembali ke kantor," cetusnya.



Simak Video "Ingat! WFH Bisa Picu Burnout Syndrom"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)