Ini Senjata Rahasia Qualcomm untuk Tantang Apple M1

Ini Senjata Rahasia Qualcomm untuk Tantang Apple M1

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 04 Jul 2021 14:50 WIB
Logo Qualcomm
Ini Senjata Rahasia Qualcomm untuk Tantang Apple M1. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta -

CEO Qualcomm Cristiano Amon punya rencana besar untuk menghadapi Apple M1. Ia sesumbar bisa mengalahkan performa chip jagoan Apple untuk laptop itu.

Dilansir Reuters, Minggu (4/7/2021) Amon percaya Qualcomm bisa membuat prosesor terbaik di dunia, yaitu dengan mendesain chip yang lebih baik dari Apple M1. Senjata rahasia Amon untuk bisa mengalahkan Apple itu adalah Nuvia, yang mereka akuisisi senilai USD 1,4 miliar.

Tepatnya adalah sosok di balik Nuvia, yang didirikan oleh tiga orang mantan engineer Apple yang spesialiasinya adalah mendesain chip dan memang terlibat dalam proses desain system on a chip (SoC) seri A milik Apple.

Ketiga pendiri Nuvia ini kini bergabung dengan Qualcomm, dan berfokus dalam mengembangkan chip untuk komputer kelas consumer. Meski Qualcomm pun tak menampik kemungkinan untuk mendapat lisensi chip untuk data center.

Kehadiran tiga orang tersebut membuat Qualcomm yakin bisa merilis chip ARM untuk laptop mulai 2022 mendatang, yaitu chip yang menggunakan desain dari Nuvia.

Tak cuma itu, Amon juga percaya kalau pengalaman Qualcomm dalam membuat modem 5G dan prosesor untuk ponsel bakal memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik untuk laptop, salah satunya dengan memberikan konektivitas 5G di chip untuk laptop.

Koneksi 5G, ataupun koneksi seluler lain, memang tidak dilakukan Apple di jajaran Mac dengan chip M1. Namun jangan lupa, mereka punya iPad Pro dengan chip M1 yang punya koneksi 5G.

Tampaknya Qualcomm ingin meningkatkan dominasinya di ranah chip dari sekadar chip untuk ponsel menjadi chip untuk laptop. Namun langkah ini tentu butuh banyak usaha tambahan dari Qualcomm.

Microsoft memang menggunakan chip buatan Qualcomm di Surface Pro X, yang dipamerkan di acara peluncuran Windows 11. Namun sejauh ini laptop dengan chip Qualcomm jumlahnya masih sangat sedikit dan masih dikuasai oleh Intel dan AMD.

Intel pun tak akan tinggal diam atas langkah Qualcomm ini. Mereka tengah menyiapkan CPU hybrid layaknya chip ARM. Yaitu prosesor yang menggunakan kombinasi core kencang dengan core hemat daya untuk meningkatkan performa serta efisiensi prosesornya.



Simak Video "Fitur Baru yang Ditawarkan Apple Watch Series 7"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/agt)