Sedihnya Ketika LaporCovid19 Akhirnya Angkat Tangan

Sedihnya Ketika LaporCovid19 Akhirnya Angkat Tangan

Tim - detikInet
Kamis, 01 Jul 2021 14:19 WIB
Kasus COVID-19 di Bondowoso naik dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin (28/6), ada 5 orang yang meninggal karena COVID-19.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Lonjakan COVID-19 di Indonesia dinilai sangat mengkhawatirkan. Bahkan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC) mengingatkan, lonjakan kasus infeksi virus Corona di Indonesia berada di ambang 'bencana' karena varian Delta yang lebih menular, mendominasi penularan dan membebani rumah sakit.

Jumlah kasus Corona atau COVID-19 setiap hari terus bertambah, pada data kemarin pertanggal 30 Juni 2021 pemerintah melaporkan ada tambahan 21.807 kasus positif COVID-19 di Indonesia.

Total kasus COVID-19 di RI yang ditemukan sejak Maret 2020 sampai hari ini sebanyak 2.053.995 kasus. Dari jumlah tersebut, 171.542 merupakan kasus aktif. Kemudian, 9.201 pasien positif Corona dinyatakan sembuh hari ini. Total kumulatif pasien yang telah sembuh sebanyak 1.826.504 orang.

Adanya lonjakan ini banyak pasien bahkan tak bisa dirawat di rumah sakit karena ruangan yang penuh, pun demikian para nakes serta relawan yang sudah mulai kewalahan akan drastisnya kenaikan angka covid-19 di Indonesia.

Termasuk yang kewalahan adalah akun twitter @laporcovid19 yang kerap membantu para followersnya untuk menemukan rumah sakit kosong, kebutuhan dan informasi terkait COVID-19.

Dalam cuitannya mereka akhirnya menyerah dan angkat tangan karena sudah tak sanggup menerima permintaan bantuan pencarian RS karena terbatasnya dan kesulitannya mencari faskes.

Keputusan tersebut pun disambut dengan sedih, dukungan dan semangat dari netizen. Mereka mengungkapkan terima kasih atas jasa admin dan relawan @laporcovid19 yang sudah membantu akan wabah COVID-19 di Indonesia.



Simak Video "Kasus Turun Namun Banyak Provinsi Belum Update Data Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)