7 Sisi Gelap di Balik Gemerlap Silicon Valley - Halaman 2

7 Sisi Gelap di Balik Gemerlap Silicon Valley

Tim - detikInet
Senin, 12 Apr 2021 15:44 WIB
Lembah Silikon
Silicon Valley. Foto: dok. Thinkstock

5. Sulit menemukan wanita single

Mayoritas karyawan di Silicon Valley adalah pria. Karenanya, cukup sulit untuk menemukan wanita single di sana. Apalagi persaingan sangat ketat. Mereka yang berpangkat tinggi dan banyak uang biasanya adalah yang beruntung.

"Jika Anda adalah pria, dan biasanya di sana banyak pria, janganlah datang ke Silicon Valley karena sepertinya Anda tidak akan beruntung. Kuantitas pria dan uang adalah penghalang bagi Anda," kata seorang pegawai di Silicon Valley.

6. Banyak orang sombong

Karena begitu banyak orang pintar dan kaya, sikap arogan disebut banyak muncul di Silicon Valley. Mereka yang pintar, berhasil dan kaya biasanya cenderung meremehkan orang lain atau tidak mau bergaul. Hal ini juga menjangkiti kaum muda.

"Lingkungan di sini arogan. Mahasiswa dan orang dewasa di sini meremehkan orang yang tidak kuliah di universitas bagus. Banyak anak muda yang orang tuanya memegang gelar Ph.D dari universitas bergengsi," ucap Min Ju Lee yang bekerja di Google X.

7. Orang di luar perusahaan teknologi diremehkan

Orang-orang pergi ke Silicon Valley untuk mendapatkan pekerjaan bergengsi di para perusahaan teknologi besar. Akibatnya, orang-orang yang tidak bekerja di perusahaan teknologi banyak yang merasa diremehkan.

"Bahaya berada di tempat yang terpusat pada teknologi adalah semua hal yang bukan teknologi sepertinya tidak penting. Silicon Valley adalah area yang sulit untuk punya kehidupan sosial. Teknologi dipandang sebagai solusi untuk semua masalah," cetus seorang karyawan.

(fyk/fay)