Kampus Jack Ma Ikut Diawasi Pemerintah China

Kampus Jack Ma Ikut Diawasi Pemerintah China

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 10 Apr 2021 22:15 WIB
Jack Ma menghilang dari pandangan publik. Sebelumnya pemilik Alibaba dan Ant Group itu mengkritik regulator China pada konferensi di Shanghai pada Oktober 2020.
Kampus Jack Ma Ikut Diawasi Pemerintah China. Foto: AP Photo
Jakarta -

Kampus bisnis milik Jack Ma, Universitas Hupan, ikut terkena dampak tekanan pemerintah China. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan pengaruh Jack Ma di China.

Universitas Hupan dipaksa untuk menangguhkan pendaftaran siswa baru menyusul tekanan dari pemerintah China yang kian memperketat pengawasan mereka pada kerajaan bisnis dan lembaga yang berafiliasi dengan miliarder teknologi asal China tersebut.


Dikutip dari Financial Times, Universitas Hupan adalah kampus pelatihan eksekutif bisnis bergengsi. Konon, sulit untuk diterima di kampus tersebut, sama seperti jika mendaftar di Universitas Harvard. Karena tekanan pemerintah, kampus ini telah menangguhkan kelas tahun pertamanya yang akan dimulai pada akhir Maret. Tidak diketahui jelas, kapan siswa baru bisa kembali mendaftar.

"Pemerintah berpikir Universitas Hupan berpotensi mengorganisir pengusaha top China untuk bekerja menuju tujuan bersama yang ditetapkan oleh Jack Ma, bukan partai Komunis, sehingga mereka berpikir Hupan tidak bisa dibiarkan," kata salah satu sumber internal yang menolak disebutkan namanya.

Orang-orang yang dekat dengan situasi tersebut saat ini sangat berhati-hati karena berada di bawah pengawasan ketat pemerintah. Adapun kelas-kelas di kampus saat ini tetap berjala untuk siswa yang sudah ada.

Universitas Hupan Jack MaUniversitas Hupan milik Jack Ma. Foto: Financial Times

Terseretnya Universitas Hupan dalam isu ini merupakan indikasi terkuat bahwa tindakan keras terhadap kepentingan Jack Ma meluas melampaui bisnisnya. Pemerintah China tak segan menyasar lembaga atau kegiatan lain yang dianggap menjadi tempat Jack Ma memproyeksikan pengaruhnya.

Jack Ma yang banyak berjasa bagi perkembangan ekonomi di China, kini berubah menjadi musuh negara. Sudah cukup lama pemerintah China was-was dengan sepak terjang sang pendiri Alibaba ini.

Gaya bicara Jack Ma yang terlalu ceplas ceplos juga berkontribusi membuatnya ditindak. Puncaknya, pidato Jack Ma yang mengkritik keras bahwa regulator finansial dan bank di China sudah ketinggalan zaman pada bulan Oktober tahun lalu, membuat murka pemerintah China.

Setelah itu, Jack Ma sempat menghilang selama tiga bulan. Namun ketika akhirnya muncul ke publik, Jack Ma tidak banyak bicara. Kegiatan jack Ma masih sama seperti dulu, dia masih bisa melakukan aktivitasnya tanpa halangan, namun tampaknya dia kini lebih berhati-hati karena gerak-geriknya selalu dalam pengawasan.



Simak Video "Jack Ma yang Kalem di Kemunculan Perdananya Usai Menghilang"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)