Aplikasi Nike dan Adidas Hilang di China Karena Kritik Soal Xinjiang

Aplikasi Nike dan Adidas Hilang di China Karena Kritik Soal Xinjiang

Tim - detikInet
Selasa, 30 Mar 2021 09:35 WIB
Pengguna smartphone bermasker
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Dua aplikasi merek olahraga kenamaan, Nike dan Adidas, menghilang di ponsel buatan China. Waduh, ada apa?

Huawei baru saja menghilangkan aplikasi Nike dan Adidas di Huawei App Store. Bahkan, Xiaomi juga mengonfirmasi tidak lagi memuat iklan yang menyangkut dua brand tersebut di ponselnya.

Baik Huawei maupun Xiaomi belum memberikan menjelaskan mengapa aplikasi Nike dan Adidas menghilang, atau iklan dari kedua merek olahraga itu tidak tampil lagi.

Usut punya usut, sebagaimana dilansir dari Global Times, Selasa (30/3/2021) Nike dan Adidas mengkritik China dengan membuat pernyataan pelarangan penggunaan material kapas dari daerah Uighur di Xinjiang, China.

Kedua aparel olahraga ini menerapkan kebijakan tersebut sebagai bentuk prihatin terhadap dugaan adanya kerja paksa yang terjadi di Xianjiang. Selain Nike dan Adidas, merek H&M, New Balance, hingga Burberry juga melakukan langkah serupa.

Pekan lalu, kritik dari H&M adalah tidak memakai lagi material kapas dari Xianjiang, yang kemudian diikuti perusahaan dunia lainnya. Hal ini menyulut sejumlah amarah warga China.

Di media sosial setempat, banyak yang menyerukan untuk memboikot Adidas hingga Nike, dan memilih untuk mendukung merek lokal. Bagi Nike maupun Adidas, China adalah pasar penting bagi mereka, terutama di tengah pandemi COVID-19 yang mana pasar tengah lesu.

Adidas yang merupakan merek asing terpopuler di China, mengalami penurunan harga saham lebih dari 6% usai mengkritik dugaan kerja paksa di Xianjiang. Begitu juga Nike yang dikabarkan nilai pasar brand asal AS itu merosot lebih dari 70 miliar Yuan atau USD 10,7 miliar pada hari Kamis lalu.



Simak Video "Selamat Tinggal Android! Huawei Kini Punya HarmonyOS"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)