Ajaib, Pesawat Komersil Nanti Bisa Terbang Sendiri

Kendaraan Masa Depan

Ajaib, Pesawat Komersil Nanti Bisa Terbang Sendiri

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 27 Feb 2021 21:37 WIB
Pesawat Otonom
Ajaib, Pesawat Komersil Nanti Bisa Terbang Sendiri (Foto: The Verge)
Jakarta -

Zaman sekarang mobil pintar yang bisa jalan sendiri sudah biasa. Tapi tidak lama lagi kita akan bisa menumpangi pesawat komersil yang bisa terbang sendiri tanpa pilot.

Saat ini beberapa raksasa penerbangan sudah sukses melakukan uji terbang pesawat otonom. Seperti Boeing yang pada tahun 2019 lalu melakukan uji coba terbang pertama untuk pesawat otonom elektrik penumpangnya.

Proyek tersebut dikembangkan oleh anak usaha Boeing bernama Aurora Flight Sciences. Dalam uji terbang perdana tersebut, pesawat ini mampu lepas landas secara vertikal, lalu melayang selama beberapa detik dan mendarat kembali di Manassas, Virginia, Amerika Serikat.

Boeing berencana untuk melakukan uji coba lanjutan ke depannya. Beberapa aspek yang akan diuji dalam penerbangan selanjutnya adalah terbang secara horizontal alias menggunakan sayap, dan transisi antara terbang vertikal dan masa depan.

Pesawat elektrik buatan Boeing ini dirancang untuk terbang secara otonom dari proses lepas landas sampai pendaratan. Pesawatnya sendiri cukup kecil, dengan panjang 9,14 meter dan lebar 8,53 meter, seperti dikutip dari The Verge, Sabtu (27/2/2021).

Jarak maksimal yang bisa ditempuh oleh pesawat ini adalah 80 km. Karena itu, Boeing lebih melihat pesawat ini sebagai 'taksi terbang' yang bisa mengantar penumpang dari satu gedung ke gedung yang lain, bukan sebagai pesawat komersial jarak jauh.

Rangka pesawatnya dirancang menyatu dengan sistem pendorong dan sayap, yang diklaim bisa membuat proses melayang dan terbang secara horizontal (vertical takeoff and landing/VTOL) menjadi lebih efisien.

Airbus yang saat ini menjadi rival terbesar Boeing juga memiliki proyek pesawat otonom. Selama bertahun-tahun, perusahaan asal Prancis ini mengembangkan proyek Autonomous Taxi, Take-off and Landing (ATTOL) yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menerbangkan pesawat.

Sistem ATTOL mengandalkan banyak teknologi seperti machine learning, kamera, radar dan LiDAR agar pesawat bisa mengenali situasi di sekitarnya, seperti dikutip dari New Atlas.

[Gambas:Youtube]

Pada Januari 2020 lalu, sistem ini untuk pertama kalinya diuji coba menggunakan pesawat Airbus A350-1000 dengan kapasitas lebih dari 400 penumpang. Sebelum diterbangkan secara otonom, pesawat ini diterbangkan oleh pilot lebih dari 450 kali untuk mengumpulkan data video dan menyesuaikan algoritmenya.

Pada akhir Juni 2020, Airbus mengatakan proyek ini sudah selesai. Sistem ATTOL sudah menyelesaikan enam operasi otonom secara penuh, termasuk lima lepas landas dan pendaratan, serta melakukan taxi di sekitar bandara.

Meski tidak berbuah menjadi produk komersial, Airbus mengaku program ATTOL sukses besar. Airbus juga tidak ingin sistem pesawat otonom ini untuk menjadi pengganti pilot, melainkan untuk meningkatkan operasi dan performa penerbangan.



Simak Video "Rekor! Atlet Ini Berhasil Menarik Pesawat Seberat 40 Ton"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)