Orang Tua Indonesia Takut Anaknya Internetan

Orang Tua Indonesia Takut Anaknya Internetan

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 09 Feb 2021 18:48 WIB
Asian kindergarten school girl with mother video conference e-learning with teacher on laptop in living room at home. Homeschooling and distance learning ,online ,education and internet.
Foto: Getty Images/iStockphoto/ake1150sb
Jakarta -

Sebanyak 51% orang tua Indonesia menyebutkan, keamanan berinternet anak menjadi kekhawatiran terbesar mereka. Kecemasan ini semakin menjadi di tengah pandemi, karena anak menghabiskan banyak waktu untuk beraktivitas secara online.

Setidaknya ada tiga kekhawatiran utama para orang tua saat anak internetan yaitu keamanan informasi anak meliputi scam dan peretasan, anak-anak menerima perhatian yang tidak diinginkan dari orang tidak dikenal, dan anak-anak terpapar konten yang tidak pantas di internet.

Dalam rangka Hari Keamanan Berinternet Sedunia, Google mengajak Keluarga Indonesia untuk lebih #TangkasBerinternet, bersama Yayasan Sejiwa didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (KemenPPPA), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemdikbud), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo), dan Siberkreasi.

Disebutkan Ciput Eka Purwianti, Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi KemenPPPA, menumbuhkan kebiasaan digital yang baik membutuhkan komitmen dari seluruh anggota keluarga. Menyampaikan pentingnya pendampingan dari orang tua dan guru saat anak-anak berinternet sudah harus dimulai sejak dini.

"Melindungi anak Indonesia untuk dapat aman menjelajahi dunia maya dan mendapatkan manfaat baik dari internet adalah tugas bersama. Program #TangkasBerinternet merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan ketahanan berinternet tidak hanya untuk anak-anak, juga memberikan media pembelajaran untuk guru dan orang tua terkait literasi digital," kata Ciput dalam webinar yang berlangsung Selasa (9/2/2021).

Bhredipta Socarana, Asisten Staf Khusus Menkominfo berpendapat senada dengan Ciput. Dia juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif serta inovasi program ini.

"Anak-anak generasi masa kini tumbuh besar dengan teknologi, kami terus melakukan berbagai program dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan digital online bagi orang tua, agar para pengguna lebih bijaksana dan paham dalam berinternet secara aman," ujarnya.

Google

Banyak orang tua tidak yakin bagaimana harus memulai percakapan mengenai keamanan berinternet pada anak. Karenanya, program Keluarga Tangkas Berinternet menghadirkan:

  • Web Series. Rangkaian video animasi pendek yang menampilkan berbagai topik penting terkait keamanan digital yang sebaiknya orang tua diskusikan dengan anak-anak mereka, dan alat digital apa yang dapat membantu diskusi tersebut. Video-video tersebut bisa ditonton di goo.gle/tipstb.
  • Webinar. Rangkaian webinar gratis dan bersertifikasi dengan Yayasan Sejiwa dari Februari hingga Juni. Rangkaian webinar ini mendiskusikan berbagai topik penting secara mendalam dan terbuka untuk masyarakat umum. Registrasi dan informasi selengkapnya bisa dicek langsung di goo.gle/regtbpublik.


Simak Video "Menparekraf Gandeng Kominfo Lancarkan Koneksi Internet di 20 Desa Wisata"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)