3 Skandal Melilit Mark Zuckerberg

Skandal Bos Teknologi

3 Skandal Melilit Mark Zuckerberg

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 31 Jan 2021 12:02 WIB
Facebook CEO Mark Zuckerberg testifies before a House Energy and Commerce Committee hearing regarding the company’s use and protection of user data on Capitol Hill in Washington, U.S., April 11, 2018. REUTERS/Aaron P. Bernstein
Zuckerberg dalam sidang skandal Cambridge Analytica (Foto: Reuters)
Jakarta -

CEO Facebook Mark Zuckerberg adalah tokoh teknologi paling berpengaruh di dunia. Namun kesuksesannya dibayangi sejumlah skandal.

Kisah hidup Zuckerberg ternyata diwarnai sejumlah noda hitam. Seperti dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Minggu (31/1/2021) ada sejumlah skandal dalam perjalanan Mark Zuckerberg membangun Facebook. Inilah beberapa kisahnya yang paling menghebohkan:

1. Mark Zuckerberg 'mencuri' Facebook

Skandal paling besar dari seorang Mark Zuckerberg adalah soal kelahiran Facebook itu sendiri. Facebook tidak lepas dari perseteruan Zuckerberg dengan si kembar Tyler dan Cameron Winklevoss. Mereka semua dulunya adalah para mahasiswa Harvard.

Kisah nyata perseteruan ini sampai jadi buku berjudul The Accidental Billionaires pada tahun 2009 dan juga akhirnya difilmkan dengan judul The Social Network pada tahun 2010. Inti dari film ini dan juga berbagai pemberitaan yang mengikutinya adalah, si kembar Winklevoss mengklaim Zuckerberg mencuri ide mereka.

Berdasarkan cerita mereka, awalnya keduanya meminta Zuckerberg menyelesaikan kode software untuk situs jejaring sosial ciptaan mereka, ConnectU. Bukannya memenuhi permintaan mereka, Mark Zuckerberg malah mencuri kode dan ide mereka, kemudian meluncurkan Facebook pada Februari 2004.

Tuduhan ini berlanjut dengan gugatan hukum ke pengadilan. Winklevoss bersaudara lalu menandatangani kesepakatan dengan Facebook, yang menyatakan mereka berhak mendapatkan uang tunai USD 20 juta dan mendapat bagian saham USD 45 juta atau USD 36 per saham.

Namun kemudian, si kembar menuduh Facebook telah menyesatkan mereka melalui kesepakatan ini. Itulah sebabnya, melalui pengadilan banding mereka kembali menuntut. Menurut keduanya, mereka berhak mendapat bagian yang lebih besar.

Tuduhan ini sampai ke tingkat banding. Pada akhirnya Winklevoss bersaudara memutuskan untuk mengakhiri perseteruan melawan Facebook dan Zuck pada Juni 2011. Mereka menyetujui pembayaran di muka dari Facebook senilai USD 65 juta.

Winklevoss bersaudara kini dikenal sebagai raja Bitcoin. Bitcoin yang dimiliki si kembar Winklevoss diyakini sudah menembus angka USD 1 miliar. Zuckerberg juga menjadi salah satu orang terkaya di dunia berkat Facebook. Tampaknya kedua pihak tetap sukses dengan jalan masing-masing, namun hal itu menyisakan noda hitam dalam karir Mark Zuckerberg.

Halaman selanjutnya: Sisi kelam Zuckerberg mencaplok WhatsApp...