Cerita Bill Gates Mengkhianati Paul Allen - Halaman 2

Skandal Bos Teknologi

Cerita Bill Gates Mengkhianati Paul Allen

Tim - detikInet
Minggu, 31 Jan 2021 06:21 WIB
Bill Gates dan Paul Allen
Cerita Bill Gates Mengkhianati Paul Allen. Foto: Internet

Rusaknya Persahabatan

Allen dan Gates dekat sejak SMA dan bersama-sama mendirikan Microsoft. Namun hubungan keduanya retak. Allen mengklaim semuanya karena ulah Gates.

Cerita rusaknya hubungan Gates dan Allen terungkap dalam buku biografi Allen berjudul Idea Man: A Memoir. Di situ Allen banyak menceritakan kedekatannya dengan Gates sekaligus bagaimana berakhirnya hubungan baik mereka.

Seperti dikisahkan sebelumnya, Gates dan Allen awalnya bertemu di SMA Lakeside di Seattle. Tahun 1975 saat masih kuliah di Harvard, keduanya mendirikan Microsoft yang lantas berkembang luar biasa. Pembagian saham pun dilakukan. Gates meminta bagian lebih banyak karena merasa bekerja lebih keras.

"Aku berasumsi kemitraan kami 50-50. Tapi Bill punya ide lain," tulis Allen. Gates meminta bagian saham Microsoft lebih besar, 64-36. Allen akhirnya setuju karena merasa Gates sangat bawel dan dia tak ingin berkonflik.

Sayang, relasi mereka makin buruk seiring bertambah besarnya Microsoft. Allen dan Gates sering adu argumentasi selama berjam-jam. Kemudian puncaknya, Gates merekrut temannya Steve Ballmer yang di kemudian hari menjadi CEO Microsoft.

Gates langsung menawari bagian saham 8,75% ke Ballmer, yang membuat Allen marah. Selain itu, kemalangan lain datang di tahun 1982, Allen sakit kanker dan absen bekerja.

Saat kembali ke Microsoft, dia merasa tak dianggap lagi. Tak hanya itu, Allen juga mendengar kalau Gates dan Ballmer ingin mengurangi jatah sahamnya.

Paul AllenBill Gates dan Paul Allen. Foto: Reuters

"Tidak bisa lagi menahan diri, aku marah pada mereka dan berteriak. Semuanya tidak bisa dipercaya. Ini menunjukkan karaktermu (Gates) yang sebenarnya," papar Allen.

Ballmer dan Gates pun menyadari kesalahan mereka dan minta maaf, tapi bagi Allen, hubungan mereka sukar diperbaiki lagi. Maka, Allen memutuskan mundur dari Microsoft.

Gates mencoba membeli saham Microsoft yang dimiliki Allen seharga USD 5 per lembar, tapi Allen menolaknya. Keputusan itu sangat tepat karena harga saham Microsoft kemudian sangat tinggi. Kekayaan Allen bisa mencapai lebih dari USD 21 miliar karena masih memiliki banyak saham Microsoft.

"Kupikir kemitraan kami berdasarkan keadilan, namun aku melihat kepentingan pribadi Bill mengesampingkan semua pertimbangan lain. Dia ingin mengambil sebanyak mungkin porsi dan itulah yang tak bisa kuterima," sebut Allen.

Cerita Allen di buku biografinya itu pernah dikomentari oleh Gates, di mana dia tak setuju dengan berbagai cerita Allen. Namun apapun yang telah terjadi di masa lalu, Gates tetap berterima kasih pada Allen.

"Meski ingatanku pada semua peristiwa itu mungkin berbeda dari Paul, aku menghargai persahabatan ini dan kontribusi penting yang dibuatnya pada dunia teknologi dan Microsoft," sebut Gates.

Pada tahun-tahun belakangan ketika mereka makin tua, hubungan keduanya mulai membaik. Bahkan keduanya tak segan bertemu dan berfoto bersama lagi, mungkin sambil mengingat bagaimana dulu mereka berduet membuat Microsoft jaya.

Allen meninggal dunia pada 15 Oktober 2018, di Seattle, Washington, AS. Gates kala itu pun merasakan duka mendalam atas kepergian sahabatnya untuk selamanya.

(rns/rns)