7 Anak Muda yang Bisa Mengakselerasi Perkembangan Teknologi Indonesia - Halaman 2

7 Anak Muda yang Bisa Mengakselerasi Perkembangan Teknologi Indonesia

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 29 Jan 2021 11:05 WIB
ilustrasi startup
Ilustrasi startup. Foto: Internet

Sofian Hadiwijaya

Sofian Hadiwijaya CTO Warung PintarSofian Hadiwijaya CTO Warung Pintar Foto: Istimewa


Sofian adalah co-Founder dan CTO dari startup Warung Pintar, yang punya punya misi memberdayakan warung di Indonesia.

Salah satu alasan utamanya adalah Sofian merasakan banyak sekali proses yang tidak efisien ketika membantu berjualan di warung milik ayahnya. Ia dan co-founder lainnya merasa bahwa tantangan yang dihadapi para pemilik warung dan UMKM ini bisa dimudahkan dengan teknologi.

Kuliah di jurusan teknik (elektro, kemudian industri), Sofian belajar coding dengan membantu temannya dari jurusan IT dalam mengerjakan tugas, serta menjadi asisten pengajar.

Lewat platform Warung Pintar, Sofian telah membantu lebih dari 47 ribu warung di Indonesia untuk 'naik level'. Melalui teknologi Warung Pintar, semua proses dimulai dari inventaris, distribusi, transaksi, dan layanan warung menjadi terdigitalisasi. Pada tahun 2019, Warung Pintar mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 387,7 miliar dari OVO, SMDV, Vertex, Triputra dan beberapa investor lainnya.

Sharlini Eriza Putri

Sharlini Eriza Putri, Pendiri NusanticsSharlini Eriza Putri, Pendiri Nusantics Foto: Istimewa


Wanita berusia 33 tahun ini memegang berbagai peran di ranah teknik industri sejak lulus pada tahun 2009 dengan gelar sarjana teknik kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sharlini Eriza Putri mendirikan Nusantics untuk menjual produk perawatan kulit dari bahan alami di tahun 2019. Ia meninggalkan pekerjaan hariannya untuk bekerja penuh waktu di Nusantics sebagai CEO.

Nusantics adalah startup Genomics Technology pertama di Indonesia yang menyediakan analisa profil microbiome kulit berbasi genomics technology dan perawatan kulit berupa rangkaian skincare yang alami dan ramah bagi microbiome, baik di kulit manusia maupun di lingkungan.

Baru-baru ini, perusahaan rintisan Putri ini mengembangkan dua test kit Covid-19 PCR dengan sensitivitas yang tinggi dalam mendeteksi virus Corona. Generasi pertama alat uji ini pun telah didistribusikan ke 19 provinsi di tanah air.

Sharlini Eriza Putri juga merupakan peraih 6 Gelar Kehormatan dan Penghargaan yaitu Indonesian Government Scholarship Award, Visiting Lecturer ITB 2013, 1st Winner of NCE Awards 2012, NCE Awards 2011 (1st Winner), BEST Awards Business Excellence through Speed and Teamwork, dan Best Student Awards.