Cara Flightradar24 Pantau Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak

Cara Flightradar24 Pantau Pesawat Sriwijaya Air Hilang Kontak

Tim - detikInet
Sabtu, 09 Jan 2021 22:05 WIB
Website FlightRadar24
FlightRadar24. Foto: istimewa
Jakarta -

Pesawat Sriwijaya Air SJ/SJY 182 dengan rute penerbangan Jakarta-Pontianak hilang kontak. Tak ayal banyak yang langsung mengecek aplikasi Flightradar24. Begini cara kerja dari aplikasi Flightradar24 tersebut.

Sebagai informasi, aplikasi Flightradar24 merupakan layanan untuk mencari informasi data pesawat secara real time, seperti lokasi pesawat, nomor lambung, ketinggian dan jejak perjalanan.

Mengutip dari berbagai sumber, sebetulnya ada tiga pasokan data yang didapatkan oleh Flightradar24, yakni Automatic Dependent Surveillance-broadcast (ADS-B), Multilateration (MLAT), dan Federal Aviation Administration (FAA).

ADS-B adalah teknologi yang dapat menentukan posisi pesawat serta navigasinya melalui gelombang radio dan sebuah satelit. Teknologi yang digunakan sebagai radar sekunder ini memungkinkan sebuah pesawat dapat dilacak keberadaannya oleh stasiun kontrol di darat serta pesawat lain untuk menghindari terjadinya tabrakan pada sebuah jalur.

Nah, setiap pesawat seharusnya memiliki teknologi ini di dalamnya. Namun ada beberapa pesawat non komersial yang tidak menyematkan alat ini dengan alasan privasi.

Kemudian, MLAT adalah sebuah teknik navigasi yang dilakukan berdasarkan pengukuran jarak ke dua bandara terdekat yang menjadi acuan. Teknik ini serupa dengan penentuan lokasi pengguna ponsel dengan memanfaatkan BTS yang ada di sekitarnya.

Metode ini tidak sama dengan perhitungan yang dilakukan menggunakan teknologi ADS-B. Hasil perhitungan jarak yang dihasilkan bukan berupa angka statistik dan koordinat, melainkan sebuah kurva yang memuat dua buah garis. Garis pertama adalah perkiraan jarak terhadap bandara pertama yang dijadikan acuan dan garis kedua adalah perkiraan jarak dengan bandara ke dua.

Kedua garis ini membuat sebuah grafik menyilang dan menghasilkan sebuah titik temu. Titik inilah yang menjadi prediksi mengenai posisi pesawat yang terdeteksi.

Terakhir, FAA adalah otoritas penerbangan nasional Amerika Serikat. Lembaga ini berada di bawah Departemen Perhubungan AS dan dibuat untuk mengatur dan mengawasi semua aspek penerbangan sipil di AS. Dari lembaga ini Flightradar24 mendapatkan informasi akurat mengenai detail penerbangan seperti nomor pesawat, jadwal penerbangan, hingga estimasi waktu.

Data yang dihasilkan FAA sendiri berasal dari data radar pesawat yang mencakup sebagian besar lalu lintas udara kawasan Amerika Serikat, Kanada, Atlantik dan Samudera Pasifik.

Dari data dari tiga sumber yang berbeda inilah yang diramu oleh Flighradar24 sedemikian rupa, sehingga dapat dibaca dan dipahami oleh penggunaannya secara mudah.



Simak Video "Sriwijaya Air Hilang Kontak, Serpihan Puing Ditemukan"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)