Sosok di Balik Isu Merger Gojek-Tokopedia, Punya Kisah Hidup Dramatis

Sosok di Balik Isu Merger Gojek-Tokopedia, Punya Kisah Hidup Dramatis

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 06 Jan 2021 08:52 WIB
Masayoshi Son
Inspirasi dari Orang Terkaya Jepang yang Dulu Hidup Menderita. Foto: Getty Images
Jakarta -

CEO Softbank Masayoshi Son disebut-sebut berada di balik kabar kemungkinan merger Gojek-Tokopedia. Sosoknya selalu menarik diperbincangkan, apalagi jika melihat dulu hidupnya penuh perjuangan.

Dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Rabu (6/1/2021) Masayoshi dianggap sebagai legenda hidup di Jepang. Awal kehidupannya yang tidak begitu beruntung, serta kerja kerasnya hingga menjadi bos Softbank menginspirasi banyak orang.

Dikenal sebagai pebisnis sukses di Jepang, Masayoshi sebenarnya berasal dari Korea Selatan sebelum sukses menjadi pendiri dan CEO Softbank, CEO SoftBank Mobile, dan Chairman Sprint Corporation.

Pria kelahiran 11 Agustus 1957 ini langganan memuncaki daftar orang terkaya di Jepang. Menurut catatan Forbes, kekayaan bersihnya sekitar USD 20 miliar (per Februari 2020).Dikenal sebagai pebisnis sukses di Jepang, Masayoshi sebenarnya berasal dari Korea Selatan sebelum sukses menjadi pendiri dan CEO Softbank, CEO SoftBank Mobile, dan Chairman Sprint Corporation.

Sering disebut sebagai Bill Gates-nya Jepang, Masayoshi sempat menduduki posisi orang terkaya Asia dan paling tajir ke delapan di dunia pada tahun 2000. Dia juga dikenal dermawan dengan menjadi filantropis.

Jika melihat masa lalunya, orang-orang akan berdecak kagum memuji keuletannya bekerja. Dia lahir di Tosu, Saga Prefecture, Jepang, di tengah-tengah keluarga imigran Korea yang miskin.

Kakeknya, Son Jong-Gyeong, pindah dari Daegu, Korea Selatan, ke Jepang. Membawa serta keluarganya, termasuk Son Sam-Heon, ayah Masayoshi, kakeknya menghidupi keluarga sebagai penambang batu bara. Sementara ayah Masayoshi berjualan ikan dan mengurus peternakan babi.


Selanjutnya: Masa kecil Masayoshi selalu menghadapi diskriminasi