Ini Kebiasaan Belanja Orang Indonesia Saat Harbolnas 2020

Ini Kebiasaan Belanja Orang Indonesia Saat Harbolnas 2020

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 23 Des 2020 14:41 WIB
Ilustrasi belanja online
Ini Kebiasaan Belanja Orang Indonesia Saat Harbolnas 2020 Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pandemi COVID-19 mengubah banyak kebiasaan hidup orang Indonesia, termasuk saat mengikuti Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 tahun ini. Seperti apa kebiasaan orang Indonesia di Harbolnas kali ini?

Untuk melihat capaian Harbolnas 2020, lembaga survei Nielsen Indonesia mengadakan survei di 56 kota dengan 1.156 responden berusia 15 tahun ke atas. Mereka menemukan laki-laki masih menjadi demografi yang paling banyak belanja dengan persentase 53%.

Dari segi usia, anak muda yang mendominasi dengan 36% online shopper berada di rentang usia 15-24 tahun dan 34% berasal dari rentang usia 25-34 tahun.

"Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ada sekitar 91,5% mereka itu regular online dan Harbolnas shopper," kata Director of Nielsen Indonesia Rusdy Sumantri dalam konferensi pers virtual, Rabu (23/12/2020).

"Yang menarik di sini first time Harbolnas shopper-nya ada sedikit penurunan sekitar -1%, dan yang benar-benar online shopper baru hanya 0,3%," sambungnya.

Pengiriman gratis masih menjadi hal utama yang mendorong orang Indonesia untuk belanja di Harbolnas 2020 dengan persentase 78%. Setelahnya ada diskon (73%) dan voucher (26%).

58% responden juga sudah merencanakan akan belanja di Harbolnas dan sudah mengetahui apa yang ingin dibeli. Sedangkan 13% mengaku belanja secara impulsif.

Metode pembayaran yang menjadi pilihan adalah e-wallet (59%) yang mengalami kenaikan 25% tahun ini, lalu diikuti dengan virtual account (30%) yang mengalami kenaikan 14%.

95% orang Indonesia mengikuti Harbolnas menggunakan ponsel mereka. Sebagian besar atau 69% dari mereka memilih menggunakan aplikasi, dan hanya 4% yang menggunakan browser.

Karena pandemi mengharuskan orang-orang untuk tetap di rumah, persentase shopper yang belanja dari kantor turun 12% menjadi 22%. Persentase yang belanja dari rumah justru meningkat 11% menjadi 96%.

Nielsen Indonesia juga mencatat waktu pilihan orang Indonesia untuk belanja adalah antara pukul 09.00 hingga 18.00. Tapi makin banyak yang rela begadang hingga pukul 03.00 untuk mengejar diskon saat Harbolnas.

"Kalau kita lihat di sini, kalau dibandingkan tahun sebelumnya online shopper di periode Harbolnas 2020 ini makin antusias dan mereka mau menunggu sampai tengah malam untuk menikmati promo. Di tahun ini antusiasmenya lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya," pungkas Rusdy.



Simak Video "Kehebohan Netizen Hadapi Harbolnas 12.12"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)