Google-nya China Berencana Produksi Mobil Pintar Sendiri

Google-nya China Berencana Produksi Mobil Pintar Sendiri

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 16 Des 2020 11:34 WIB
A woman is silhouetted against the Baidu logo at a new product launch from Baidu, in Shanghai, China, November 26, 2015. REUTERS/Aly Song/File Photo
Google-nya China Berencana Produksi Mobil Pintar Sendiri. Foto: Reuters/Aly Song
Jakarta -

Baidu sedang mempertimbangkan untuk membuat kendaraan listrik sendiri. Raksasa mesin pencarian internet asal China ini kabarnya telah berdiskusi dengan sejumlah produsen mobil tentang kemungkinan tersebut.

Dikutip dari Reuters, Kamis (16/12/2020) Baidu yang memang juga mengembangkan teknologi kemudi otomatis dan infrastruktur konektivitas internet, kemungkinan berencana terlibat dalam kontrak kerja sama terkait mobil otonom, atau membuat usaha yang dimiliki mayoritas pembuat mobil.

Inisiatif ini nantinya akan mengejar persaingan Baidu dengan raksasa teknologi internet lainnya seperti Tencent Holdings Ltd, Amazon.com Inc dan Alphabet Inc, yang juga mengembangkan teknologi terkait otomotif atau berinvestasi dalam startup yang mengembangkan mobil pintar.

Baidu sejauh ini telah mengadakan pembicaraan awal meski belum mencapai keputusan apa pun dengan produsen mobil, termasuk Zhejiang Geely Holding Group, Guangzhou Automobile Group, dan Hongqi China FAW Group.

Baidu menolak berkomentar, sedangkan Guangzhou Automobile Group mengatakan pihaknya memiliki kemitraan strategis dengan Baidu dan akan ada kerja sama lebih lanjut yang akan dibahas. Zhejiang Geely Holding Group mengaku tidak paham dengan masalah tersebut, sedangkan Hongqi China FAW Group tidak bersedia menanggapi.

Menelusuri kiprah Baidu di ranah mobil pintar, sebenarnya perusahaan yang sering dijuluki Google-nya China ini sudah sistem kemudi otomatis Apollo pada 2017. Unit bisnis ini terutama memasok teknologi yang didukung oleh kecerdasan buatan dan bekerja sama dengan produsen mobil seperti Geely, Volkswagen AG, Toyota Motor Corp dan Ford Motor Co.

Baidu juga mengoperasikan layanan taksi otonom Go Robotaxi di Beijing, Changsha, dan Cangzhou, dan berencana memperluas ketersediaan layanan ini ke 30 kota dalam tiga tahun ke depan.

Di luar itu, membangun bisnis mobil otonom akan membawa perkembangan dramatis dalam upaya Baidu mendiversifikasi aliran pendapatannya agar tak hanya tergantung pada bisnis mesin pencarian internet.



Simak Video "Mobil Tanpa Sopir Versi Toyota"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)