Pornhub Hapus Jutaan Video, Ada Apa?

Pornhub Hapus Jutaan Video, Ada Apa?

Tim - detikInet
Selasa, 15 Des 2020 16:08 WIB
Woman using smartphone. The concept of using the phone is essential in everyday life.
Ilustrasi. Foto: iStock
Jakarta -

Situs dewasa Pornhub mengumumkan penghapusan jutaan video yang di-upload oleh para user-nya. Apa alasan situs yang berbasis di Kanada ini melakukan langkah yang drastis tersebut?

Pornhub beberapa waktu lalu memang telah mengumumkan akan membatasi upload video dari user yang sudah terverifikasi saja. Video lainnya pun ditangguhkan dan rencananya akan di-review pada awal tahun depan untuk menentukan apakah dihapus secara permanen.

Seperti dikutip detikINET dari Tech Crunch, Selasa (15/12/2020) Pornhub menyebutnya sebagai persyaratan paling ketat di antara situs sejenis yang memperoleh konten dari para user atau penggunanya.

"Artinya, semua konten di Pornhub adalah dari user yang terverifikasi, sebuah persyaratan yang belum diterapkan platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, Snapchat, dan Twitter," sebut situs dewasa ini.

Pengguna terverifikasi, menurut Pornhub, adalah mereka yang telah mengirimkan selfie diri sendiri dengan mereka memegang selembar kertas bertulisan username pengguna dan pornhub.com. Sebelumnya, siapa pun dapat membuat akun di situs dan upload video.

Belum jelas seberapa banyak akun yang sudah dihapus. Tapi dengan klaim jutaan, berarti jumlah signifikan video di situs itu akan hilang.

Pornhub sedang dilanda kontroversi setelah laporan dari New York Times menyebut situs ini penuh dengan video pemerkosaan pada wanita dan yang berusia di bawah umur. Media berpengaruh itu kemudian menyarankan layanan pembayaran seperti Mastercard atau Visa memutuskan kerja sama dengan Pornhub.

"Saya tidak melihat alasan kenapa mesin pencari, bank, atau perusahaan kartu kredit harus mendukung perusahaan yang menghasilkan uang dari serangan pemerkosaan pada anak atau wanita yang tidak sadar. Jika PayPal bisa menangguhkan kerja sama dengan Pornhub, American Express, MasterCard, dan Visa bisa juga," tulis Nicholas Kristof dari New York Times.

Visa dan MasterCard akhirnya benar-benar memutus kemitraan dengan Pornhub, sebuah pukulan telak bagi perusahaan ini. Pornhub pun bersuara bahwa mereka diincar hanya karena menayangkan konten dewasa dan perginya Visa serta MasterCard akan merugikan para model di situs dewasa itu.



Simak Video "Akun 'Kemkominfo' di Pornhub Akhirnya Dihapus!"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)