Pendiri Apple Bikin Startup Duit Virtual untuk Selamatkan Lingkungan

Pendiri Apple Bikin Startup Duit Virtual untuk Selamatkan Lingkungan

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 05 Des 2020 22:35 WIB
Steve Wozniak
Pendiri Apple Bikin Startup Duit Virtual untuk Selamatkan Lingkungan (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak, memulai startup yang menjanjikan inovasi industri energi melalui mata uang virtual bernama 'WOZX'.

Memang terdengar aneh, tapi Woz berharap startup barunya yang dinamai Efforce akan membantu menghentikan laju terjadi perubahan iklim dengan mempromosikan teknologi hemat energi.

"Kami dapat menyelamatkan lingkungan hanya dengan melakukan lebih banyak perbaikan energi," kata Woz seperti dikutip dari PCMag, Sabtu (5/12/2020).

"Kami menciptakan Efforce menjadi platform terdesentralisasi pertama yang memungkinkan semua orang berpartisipasi dan mendapatkan keuntungan finansial dari proyek efisiensi energi di seluruh dunia, dan menciptakan perubahan lingkungan yang berarti," sambungnya.

Jadi bagaimana startup mata uang virtual bisa berkontribusi pada lingkungan? Dijelaskan Woz, Efforce akan bertindak sebagai pasar digital yang dapat digunakan perusahaan untuk mengumpulkan dana bagi proyek efisiensi energi.

Proyek-proyek efisiensi energi di antaranya termasuk beralih ke pencahayaan LED berenergi rendah, atau mengadopsi proses manufaktur yang lebih baik untuk menghemat listrik.

"Efforce kemudian akan mengumpulkan lebih banyak uang tunai untuk digunakan pada proyek penting lainnya seperti infrastruktur atau perekrutan," kata Jacopo Visetti, salah satu pendiri Efforce lainnya.

Secara spesifik, Efforce berencana bekerja sama dengan perusahaan jasa energi (ESCO) yang mengkhususkan diri dalam mengatur pembiayaan untuk proyek hemat energi.

Startup milik Woz nantinya akan mengevaluasi investasi yang dibutuhkan untuk proyek tersebut, menghitung penghematan yang bisa dilakukan, dan kemudian membuat kontrak yang akan merinci pengembalian bagi perusahaan dan para investor yang berkontribusi pada proyek tersebut.

"Platform ini kemudian mencantumkan proyek untuk kontribusi orang banyak. Investor dapat "membeli" proyek menggunakan pecahan atau seluruh token WOZX. Kemudian Efforce akan menggunakan pengukur khusus untuk mengukur penghematan energi dari proyek dan mencatatnya di blockchain WOZX. Setiap penghematan yang dilakukan akan didistribusikan ke profil investor sebagai kredit energi, yang kemudian dapat digunakan atau dijual," jelas Visetti.


Meskipun Woz adalah salah satu dari enam pendiri perusahaan, tidak diketahui peran apa yang akan dia miliki dalam memimpin Efforce. Untuk saat ini, situs web startup tersebut hanya mencantumkannya sebagai engineer. Namun yang jelas, namanya yang mentereng dan kehadirannya di startup tersebut pasti akan meningkatkan publisitas bagi perusahaan yang mengklaim telah bernilai USD 90 juta.



Simak Video "Survei Populix Top 3 Startup di RI: Gojek, Tokopedia dan Traveloka"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)