Twitter Kembali Hadirkan Verifikasi Centang Biru, Kapan?

Twitter Kembali Hadirkan Verifikasi Centang Biru, Kapan?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 26 Nov 2020 10:16 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 07:  In this photo illustration, the Twitter logo and hashtag #Ring! is displayed on a mobile device as the company announced its initial public offering and debut on the New York Stock Exchange on November 7, 2013 in London, England. Twitter went public on the NYSE opening at USD 26 per share, valuing the companys worth at an estimated USD 18 billion.  (Photo by Bethany Clarke/Getty Images)
Twitter Kembali Hadirkan Sistem Verifikasi Akun Tahun Depan Foto: GettyImages
Jakarta -

Twitter sempat menghentikan sementara program verifikasi akun pada tahun 2017. Kini pemilik akun Twitter bisa kembali mendaftar untuk mendapatkan centang biru pada tahun 2021.

Dalam blog post, Twitter mengatakan sistem verifikasi ini akan memiliki kebijakan baru. Untuk merancang kebijakan ini, media sosial berlogo burung ini meminta masukan dari publik.

"Kebijakan ini akan menjadi dasar untuk perbaikan di masa mendatang dengan mendefinisikan apa yang dimaksud dengan verifikasi, siapa yang berhak diverifikasi, dan kenapa beberapa akun dapat kehilangan verifikasinya - untuk memastikan proses tersebut berjalan dengan adil," tulis Twitter dalam blog post-nya, seperti dikutip detikINET, Kamis (26/11/2020).

Twitter mengumumkan saat ini sudah ada enam kategori 'Notable Accounts' yang bisa mendaftar untuk mendapatkan centang biru yaitu:

- Lembaga pemerintah

- Perusahaan, Merk dan Organisasi Non-profit

- Media

- Hiburan

- Olahraga

- Aktivis, Penyelenggara, dan Individu Berpengaruh Lainnya

Masing-masing akun memiliki ketentuan tersendiri agar bisa diverifikasi. Misalnya untuk akun pemerintah harus pernah diberitakan di situs milik pemerintah atau di media.

Twitter juga menambahkan kriteria untuk mencabut tanda centang biru secara otomatis jika akun tersebut tidak aktif atau profilnya tidak lengkap. Aturan ini juga berlaku untuk akun terverifikasi yang kedapatan melanggar peraturan Twitter berulang kali.

Untuk memberikan masukan kepada Twitter tentang sistem verifikasi akun, pengguna bisa mengisi survei singkat atau mengunggahnya lewat cuitan dengan tagar #VerificationFeedback. Periode pemberian saran ini dibuka hingga 8 Desember 2020 dan kebijakan yang final akan diumumkan pada 17 Desember 2020.

Ke depannya, Twitter mengatakan verifikasi dan tanda centang biru tidak akan menjadi satu-satunya cara untuk membedakan akun-akun di platform-nya.

"Menuju tahun 2021, kami berkomitmen untuk menyediakan lebih banyak cara kepada pengguna dalam mengidentifikasikan diri melalui profil mereka, seperti misalnya tipe akun dan label. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut beberapa minggu ke depan," pungkasnya.



Simak Video "Twitter Bakal Hapus Centang Biru dari Akun yang Tak Aktif"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)