Kisah Milenial Cari Peluang Bisnis dengan Teknologi Saat Pandemi

Kisah Milenial Cari Peluang Bisnis dengan Teknologi Saat Pandemi

Nurcholis Ma - detikInet
Selasa, 10 Nov 2020 14:45 WIB
UMKM di Tokopedia
Foto: Tokopedia
Jakarta -

Pandemi memang menyebabkan krisis ekonomi buat masyarakat, tetapi bisa juga menjadi peluang bagi mereka yang memanfaatkannya. Peluang itulah yang dimanfaatkan dua milenial pegiat UMKM asal Surabaya ini untuk mendapatkan cuan.

Pandemi memaksa mereka untuk berinovasi lebih, baik menemukan produk dan peluang baru, meningkatkan kualitas produk hingga memanfaatkan platform teknologi untuk menjual produk ke pasar yang lebih luas.

Galih Argian, Ostha

Galih Argian (25), lulusan desain produk asal Surabaya, tertarik memulai usaha produk berbahan kulit Ostha sejak 2015. "Awalnya saya hanya fokus menjual sepatu formal dan boots kulit, namun ternyata tidak terlalu laris. Karena itu, saya menciptakan produk lain yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat, mulai dari dompet, lanyard hingga sabuk kulit," ujar Galih dalam keterangan tertulis, Selasa (10/11/2020).

Dalam menjalankan usahanya, Galih menggunakan bahan baku lokal berkualitas yang tidak kalah saing dengan kulit impor, yaitu kulit nabati (vegetable tanned leather). Galih bekerja sama dengan para penyamak kulit di Jawa Tengah seperti Magetan, Magelang dan Yogyakarta.

"Penggunaan kulit nabati ini menjadi keunikan produk Ostha. Selain ramah lingkungan, karena disamak menggunakan bahan alami berupa ekstrak pepohonan, kulit nabati memiliki ciri khas warna natural yang berubah seiring waktu," terang Galih.

Galih mengatakan pandemi membuat sepenuhnya fokus berjualan lewat platform digital, seperti Tokopedia. Ia memanfaatkan berbagai fitur di Tokopedia, salah satunya TopAds.

"Fitur ini sangat membantu dalam memudahkan pelanggan untuk mencari produk saya. Terbukti, selama delapan bulan terakhir, penjualan Ostha meningkat hingga 4x lipat," tambahnya.

Lewat Tokopedia, kini produk Ostha bisa menjangkau pembeli dari daerah lain di luar Surabaya, seperti Medan hingga Papua. Galih juga terus menjaga relevansi bisnisnya dengan tren dan kebutuhan masyarakat saat pandemi dengan berinovasi.

"Karena saat ini tren bersepeda sedang naik, saya menciptakan produk tas kecil dan pelapis setang sepeda dari kulit. Peminatnya banyak," jelas Galih.

Halaman selanjutnya: kisah Briandy Putra dan Fordive...



Simak Video "Dikabarkan Mau Merger, Ini Respons Gojek-Tokopedia"
[Gambas:Video 20detik]