Mendiang Bos Samsung Bakar 150 Ribu HP Karena Jelek - Halaman 2

Mendiang Bos Samsung Bakar 150 Ribu HP Karena Jelek

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 28 Okt 2020 09:44 WIB
FILE - In this July 6, 2011, file photo, Samsung Chairman Lee Kun-hee, right, greets people from the South Korean delegation in Durban, South Africa, for the 123rd International Olympic Committee (IOC) session that will decide the host city for the 2018 Olympics Winter Games. Lee, the ailing Samsung Electronics chairman who transformed the small television maker into a global giant of consumer electronics, has died, a Samsung statement said Sunday, Oct. 25, 2020. He was 78. (AP Photo/Schalk van Zuydam, File)
Lee Kun Hee. Foto: AP/Schalk van Zuydam

"Inferioritas adalah kanker yang menyebar ke seluruh tubuh dan menjadi fatal dalam tiga atau empat tahun kecuali dihilangkan pada masa awal. Kuantitas bisa dikorbankan demi kualitas," begitu ia pernah berkata.

Perlahan tapi pasti, Samsung mendekati reputasi perusahaan elektronik asal Jepang, malah kemudian melebihinya di tingkat dunia. Itu berkat prioritas Samsung mengembangkan paten teknologi dan desain, serta berinvestasi besar dalam riset dan pengembangan. Jadilah Samsung pemain top di bisnis ponsel, televisi, hingga semikonduktor atau chip.

Lee juga menekankan bahwa Samsung masih perlu terus belajar dari perusahaan Kepang. "Ada banyak area di mana perusahaan-perusahaan Korea Selatan dan Jepang bisa bekerja sama satu sama lain," katanya di tahun 2010, ketika bertemu dengan para pebisnis Jepang.

Tak heran jika kemudian sosok Lee Kun Hee disegani di Korea Selatan hingga akhir hayatnya. "Kesuksesan Samsung di pasar luar negeri mendorong perusahaan lain untuk membuat kemajuan yang sama. Dia tidak hanya membangun Samsung menjadi raksasa global, tapi juga memimpin yang lain," tulis editorial Yonhap.

Walau pernah tersandung masalah hukum, pemerintah Korsel tetap mengakui jasa-jasanya. "Dengan kememimpinannya yang inovatif, Chairman Lee mengembangkan industri semikonduktor menjadi industri besar untuk Korea dan Samsung menjadi pemimpin pasar smartphone global. Sebagai wajah ekonomi Korea, Samsung memimpin jalan pertumbuhan ekonomi kita," ucap presiden Korsel, Moon Jae In.

(fyk/afr)