Per September 2020, Pengunjung Bulanan Tokopedia Capai 100 Juta Orang

Per September 2020, Pengunjung Bulanan Tokopedia Capai 100 Juta Orang

Nurcholis Maarif - detikInet
Senin, 26 Okt 2020 15:10 WIB
Logo Tokopedia
Foto: Dok. Tokopedia
Jakarta -

Tokopedia mencatat punya pengunjung lebih dari 100 juta per bulan September 2020 lalu. Data internal marketplace hijau itu juga menyebut lima kategori populer selama kuartal III 2020, yaitu Makanan dan Minuman, Kesehatan, Rumah Tangga, Elektronik, dan Handphone & Tablet.

"Kami melihat antusiasme masyarakat, baik dalam menciptakan peluang bisnis daring maupun memenuhi kebutuhan tanpa harus keluar rumah, terus meningkat signifikan selama pandemi ini," ujar External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2020).

"Per September 2020, berdasarkan data internal kami, saat ini sudah ada lebih dari 100 juta masyarakat Indonesia yang mengunjungi Tokopedia setiap bulannya. Selain itu, ada lebih dari 9,4 juta penjual, meningkat lebih dari 2,2 juta penjual sejak Januari lalu," imbuhnya.

Ekhel menjelaskan kenaikan signifikan di sisi penjual didorong oleh berbagai panggung yang telah disediakan Tokopedia untuk para pegiat usaha lokal melalui kolaborasi dengan para mitra strategis, termasuk pemerintah dan pegiat usaha lintas sektor.

Ia mencontohkan kampanye #SatuDalamKopi yang mengusung industri kopi Nusantara merupakan hasil kerja sama dengan Kemenparekraf, Kemenperin, dan lebih dari seribu pegiat usaha kopi. Lalu ada #BanggaBuatanIndonesia, Tokopedia Nyam!, Jakarta Dessert Week (JDW) 2020, hingga Nusantara Fashion Festival.

"Tokopedia, di sisi lain, telah mendorong berbagai pegiat usaha lainnya yang sebelumnya menggelar kegiatannya secara offline, termasuk Jakarta Sneaker Day (JSD), JakCloth, Semasa di Tokopedia, Big Bad Wolf dan masih banyak lainnya, untuk memanfaatkan kanal daring agar dapat digelar sepenuhnya secara online," ujar Ekhel.

"Tokopedia juga menghadirkan kampanye Waktu Indonesia Belanja (WIB) untuk menawarkan berbagai nilai tambah yang dapat membuat belanja kebutuhan sehari-hari masyarakat menjadi lebih menarik dan efisien di tengah pandemi ini. WIB diadakan setiap bulan dari tanggal 25 hingga akhir bulan," sambungnya.

Lebih lanjut Ekhel mengatakan Tokopedia terus bertransformasi menjadi sebuah Super Ecosystem, yaitu agar semua orang dapat memulai dan menemukan apapun. Menurutnya, misi utama Tokopedia adalah mendorong pemerataan ekonomi di Indonesia secara digital.

"Selain terus membangun ekosistem yang kuat, basis pelanggan yang setia dan jaringan penjual yang luas, kami juga akan terus bekerja sama erat bersama pemerintah, pebisnis dari berbagai industri, dan mitra strategis lain. Hal ini demi membangun sederet inovasi yang bisa memfasilitasi transformasi digital bisnis-bisnis di Indonesia," ujar Ekhel.

"Buat kami, yang paling penting adalah bagaimana Tokopedia dapat memastikan setiap masyarakat Indonesia, sejak membuka mata di pagi hari sampai tidur di malam hari; memenuhi kebutuhan sehari-hari bayi hingga manula, dapat mengandalkan Tokopedia sebagai platform yang mereka percaya dan dapat diandalkan," pungkasnya.

(akn/fay)