Hari Santri Nasional 2020, Marketplace U-Mart Meluncur

Hari Santri Nasional 2020, Marketplace U-Mart Meluncur

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 22 Okt 2020 10:34 WIB
aplikasi islami kesan
U-Mart, Marketplace Islami Tempat Jualan Para Santri. Foto: KESAN
Jakarta -

Menyambut Hari Santri Nasional 2020 yang jatuh pada 22 Oktober, aplikasi Kedaulatan Santri (KESAN) pekan ini meluncurkan fitur Umat Market atau disingkat U-Mart.

Diklaim sebagai marketplace Islami yang ramah santri, U-Mart ingin ikut mendukung digitalisasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.

KESAN yang sebelumnya fokus di pengembangan fitur-fitur Islami, kini fokus mengembangkan fitur berbasis ekonomi seperti U-Mart dalam rangka penguatan ekonomi umat terlebih di masa pandemi.

"U-Mart didesain ramah produk santri dan Islami. Ada kurasi produk dan jasa UMKM di dalam U-Mart agar para pembeli merasa nyaman akan kehalalan transaksi. Kami mendorong digitaliasi UMKM santri dan nasional di masa pandemi serta menawarkan kemudahan bagi para pembeli yang menginginkan produk dan jasa halal," kata CEO KESAN Hamdan Hamedan lewat keterangan tertulisnya kepada detikINET, Kamis (22/10/2020).

Saat peluncurannya, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono mengapresiasi hadirnya KESAN dan fitur terbarunya, U-Mart.

"Saya senang dengan hadirnya aplikasi KESAN yang memberikan konten-konten Islami yang sejuk dan mendidik, di satu sisi. Dan di sisi lain, memungkinkan santri memasarkan produk dan jasanya secara mudah," kata Waryono.

aplikasi islami kesanAplikasi Islami KESAN. Foto: KESAN

Senada dengan Waryono, pengasuh pondok pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Hj. Nawal Nur Arafah percaya bahwa santri dapat terus menjadi aktor penggerak ekonomi umat.

"Sejak dulu santri berperan aktif sebagai motor ekonomi umat. Dengan hadirnya KESAN dan U-Martnya, saya percaya santri dan purna santri akan semakin termotivasi dan terbantu dalam menggerakkan roda ekonomi umat," sebutnya.

Ramli Peci, salah satu pelaku UMKM yang tergabung di U-Mart KESAN mengakui bahwa pandemi COVID-19 telah menggeser pola transaksi masyarakat dari tatap muka ke digital. Dia pun beradaptasi dengan kondisi dengan beralih ke digital. Dia mengakui keputusannya menjual produk pakaian Islaminya secara online berbuah manis.

"Perekonomian saya terbantu sekali dengan adanya U-Mart karena di musim pandemi orang jarang beraktivitas keluar dan memilih belanja secara online. Ternyata online-online itu nggak susah-susah banget," ujarnya.

Sejauh ini, aplikasi KESAN telah didownload lebih dari 200 ribu kali oleh para pengguna baik di dalam maupun luar negeri. Saat virtual launching U-Mart pada Selasa (20/10), KESAN mengklaim ada lebih dari 1.000 UMKM bergabung di marketplace tersebut.



Simak Video "Santri Panjat Tiang Bendera saat Upacara di Gorontalo"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)