Tips Jualan Online: Promosi Lewat Medsos, Transaksi Lewat Marketplace

Tips Jualan Online: Promosi Lewat Medsos, Transaksi Lewat Marketplace

Nurcholis Maarif - detikInet
Rabu, 21 Okt 2020 13:30 WIB
Tokopedia
Foto: Tokopedia
Jakarta -

Saat ini banyak pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) hingga yang besar memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter untuk mengenalkan atau mempromosikan produk mereka.

Ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan apalagi di masa pandemi ini, jualan online jadi pilihan alternatif dibanding berjualan secara offline.

Namun, ternyata media sosial saja tak cukup untuk berjualan online. Merchant Education Senior Lead Tokopedia, Pipit Indrawati mengatakan sudah saatnya memanfaatkan platform online untuk menjangkau pasar yang lebih luas, tetapi perlu adanya cross-channel strategy untuk mempromosikan toko dan meningkatkan penjualan.

"Media sosial adalah media komunikasi yang sangat baik di era digital ini, namun platform ini tidak didesain untuk berjualan. Bayangkan saja, jika ada 1.000 pesanan yang masuk lewat media sosial, pemilik toko pasti akan kewalahan mengurus pemesanan, mengatur pengiriman, mengecek apakah pembayaran sudah dilakukan secara manual," ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2020).

Pipit mencontohkan saat ini banyak penjual yang sukses dan fokus berjualan di Tokopedia, memanfaatkan fitur-fitur promosi atau beriklan di dalam platform. Namun, mereka juga membangun basis yang kuat di media sosial.

Strateginya, kata Pipit, mereka memperkuat brand mereka di media sosial dan aktif mengiklankan produk mereka, tetapi untuk transaksi jual-beli, mereka mengarahkannya ke platform marketplace seperti Tokopedia.

"Untuk itu, platform marketplace seperti Tokopedia punya sistem yang memang didesain untuk membantu para pelaku usaha untuk berjualan. Semua sudah terintegrasi, dari pembayaran, logistik atau pengiriman hingga pengajuan komplain pun sudah diatur dengan rapi dalam sistem.," ujar Pipit.

"Sebagai contoh, Batik Kultur dari Semarang. Mereka sangat aktif mempromosikan produk mereka lewat media sosial, namun mereka pun aktif mengarahkan transaksi lewat platform Tokopedia," imbuhnya.

Pipit mengatakan di masa pandemi ini, penjual dapat melakukan berbagai strategi promosi seperti menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dua arah dengan pembeli. Salah satu komunikasi yang penting adalah komunikasi protokol-protokol kesehatan yang telah dilakukan di toko masing-masing.

Selain itu, penjual juga dapat mengirimkan pesan promosi kepada calon pembeli dengan menggunakan fitur Broadcast Chat. Broadcast Chat adalah fitur promosi tepat sasaran di mana penjual dapat mengirim pesan promosi langsung ke calon pembeli, yaitu pengikut toko, pembeli potensial yang pernah mengunjungi toko, dan pelanggan setia.

"Selain mengirimkan pesan promosi secara aktif, penjual juga dapat pasang iklan di Tokopedia dengan iklan TopAds. Dengan iklan TopAds, produk penjual dapat muncul di halaman-halaman strategis Tokopedia, seperti di halaman pencarian pembeli," pungkasnya.



Simak Video "Pemerintah Terus Dukung UMKM Lewat Program Pemulihan Ekonomi Nasional"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/fay)