Kenangan Mengharukan Bill Gates Pada Mendiang Ayah Tercinta

Kenangan Mengharukan Bill Gates Pada Mendiang Ayah Tercinta

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 17 Sep 2020 16:24 WIB
Bill Gates Sr. dan Bill Gates
Bill Gates dan mendiang ayahnya. Foto: Business Insider
Jakarta -

Bill Gates dan keluarga tengah berduka. Ayah pendiri Microsoft itu, Bill Gates Sr, meninggal dunia pada usia 94 tahun. Di blognya, Gates pun mengungkap rasa sedih mendalam serta mengenang kebaikan dan jasa sang ayah dalam hidup dan karirnya.

"Ayahku meninggal dengan damai di rumah kemarin, dikelilingi oleh keluarga. Kami akan merindukannya lebih dari yang bisa kami ekspresikan sekarang. Kami berduka tapi juga bersyukur," tulis Gates.

Gates menyebut kepergian sang ayah sudah suratan takdir, karena kesehatannya makin menurun dan umurnya kian senja. Ia merasa beruntung bisa bersama ayahnya dalam waktu cukup lama. Gates pun menceritakan peran Bill Gates Sr sejak masa kecilnya bersama dua saudari, Kristi dan Libby.

"Kami sangat beruntung dibesarkan ibu dan ayah. Mereka terus memberikan dorongan dan selalu sabar pada kami. Aku tahu cinta dan dukungan mereka tulus, bahkan ketika kami bertengkar saat aku remaja," paparnya.

"Aku yakin itulah salah satu alasan kenapa aku merasa nyaman mengambil risiko besar ketika muda, seperti meninggalkan kampus untuk mengawali Microsoft bersama Paul Allen. Aku tahu mereka akan mendukungku bahkan jika gagal," lanjut Gates.

Sang ayah merupakan pengacara terpandang. Maka pada masa-masa awal Microsoft, Bill Gates sering meminta saran soal hukum padanya.

Di sisi lain, sang ayah juga yang membuat Gates jadi sosok penuh semangat dan motivasi. "Dia selalu mendorongku untuk mencoba hal yang kubenci atau yang kurasa tak bisa kulakukan. Ia juga punya etos kerja mengagumkan. Dia adalah salah satu pengacara paling terhormat dan pekerja keras di Seattle,"

Bill Gates juga terjun ke dunia filantrofi berkat orang tuanya, yang menunjukkan kemurahan hati sejak ia masih bocah. Bill Gates Sr pun mengisi masa pensiunnya dengan menjadi salah satu bos di yayasan Bill & Melinda Gates Foundation.

"Kami bekerja sama di yayasan tidak terlalu seperti ayah dan anak tapi sebagai teman dan kolega. Dia dan aku selalu ingin melakukan sesuatu yang konkret bersama-sama. Kami menjadi semakin dekat dua dekade bekerja bersama-sama,"

"Ayahku punya pengaruh positif dalam peranku yang paling penting, sebagai suami dan ayah. Jika aku melakukan yang terbaik dalam hal itu, itu karena apa yang aku pelajari dari ayahku tentang menghormati wanita, menghargai individualitas dan memandu pilihan anak-anak dengan cinta dan respek," lanjut Gates.

"Pengalaman menjadi putra Bill Gates luar biasa. Orang-orang dulu bertanya apakah ayahku adalah Bill Gates yang sejati. Kebenarannya adalah, aku ingin mencoba menjadi seperti dia. Aku akan merindukannya setiap hari," pungkas Gates.



Simak Video "Ayah Bill Gates Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)