Nadiem Janjikan 35 GB per Bulan Buat Sekolah Online, Cukupkah?

Nadiem Janjikan 35 GB per Bulan Buat Sekolah Online, Cukupkah?

Tim detikINET - detikInet
Kamis, 27 Agu 2020 16:53 WIB
Para siswa dengan keterbatasan paket data internet belajar di Posyandu. Posyandu ini menyediakan akses WiFi gratis untuk belajar yang difasilitasi Pemkot Tangerang.
Mendikbud Nadiem Makarim berencana beri subsidi kuota untuk belajar online. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berencana memberi subsidi kuota internet untuk siswa, mahasiswa, guru, hingga dosen untuk proses belajar dan kuliah online. Besarnya 35 GB per bulan untuk siswa dan 50 GB untuk mahasiswa. Walau membantu, apakah cukup?

detikINET coba menanyakan hal tersebut ke pengamat gadget Lucky Sebastian. Besarnya data yang dihabiskan untuk sekolah atau kuliah online tergantung platform serta kualitas video yang disajikan.

Zoom grup misalnya, dengan resolusi 720p selama sejam menghabiskan 1,35 GB. Sementara 1080p, kuota yang dihabiskan sebanyak 2,4 GB per jam.

"Kalau mau hemat harus streaming dengan kualitas di bawah HD, misal 360p atau 480p. Kalau 360p habiskan 600 MB per jam, 480p habiskan 1 GB per jam," ungkap Lucky.

Dari perhitungan di atas, dengan asumsi belajar online dilakukan 5 jam per hari, maka dalam sebulan (20 hari) kemungkinan butuh data sebagai berikut:

- Zoom grup 360p sebulan butuh 60 GB
- Zoom grup 480p sebulan butuh 100 GB
- Zoom grup 720p sebulan butuh 135 GB
- Zoom grup 1080p sebulan butuh 240 GB

Saat ini memang layanan messaging populer WhatsApp sudah menyediakan panggilan video grup yang mendukung 50 partisipan. Kendati lebih hemat dalam konsumsi data, kata Lucky, jumlahnya tidak terlalu signifikan.

"WA video call sekitar 13 MB per menit, jadi 1 jam sekitar 780MB," ungkap pria asal Bandung ini.

Dengan subsidi 35 GB yang akan diberikan selama September-Desember 2020, maka orang tua masih harus menyiapkan sekitar 35 GB (360p) untuk kebutuhan Zoom grup. Walau demikian, tentu adanya subsidi merupakan kabar baik untuk mengurangi beban biaya kuota.

Agar lebih hemat, operator seluler di Tanah Air menawarkan paket belajar online dengan harga cukup terjangkau. Namun beberapa layanan konferensi video tidak termasuk dalam paket.

Karenanya detikINET membuat perhitungan pembelian kuota standar. Mengacu pada harga kuota data Telkomsel, paket internet OMG! 52 GB sebesar Rp 191.000 per bulan untuk setiap anak. Tidak heran jika dalam satu keluarga terdapat beberapa anak yang belajar online para orang tuanya agak berat soal biaya kuota data.

"Sebenarnya kalau biaya sudah sampai Rp 300 ribuan, lebih hemat pasang layanan WiFi. Misal barengan beberapa rumah, urunan, atau (pemerintah) subsidi ke sana. Koneksi WiFi Juga lebih stabil," saran Lucky.



Simak Video "Akses Gratis Aplikasi-Website Bantuan Kuota Belajar dari Pemerintah"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)