Apa Jadinya Kalau Kartu Kredit pun Pakai AI?

Apa Jadinya Kalau Kartu Kredit pun Pakai AI?

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 14 Agu 2020 11:39 WIB
BRISTOL, UNITED KINGDOM - AUGUST 11:  In this photo illustration a woman uses a credit card to buy something online on August 11, 2014 in Bristol, United Kingdom. This week marks the 20th anniversary of the first online sale. Since that sale - a copy of an album by the artist Sting - online retailing has grown to such an extent that it is now claimed that 95 percent of the UK population has shopped online and close to one in four deciding to shop online each week.  (Photo Illustration by Matt Cardy/Getty Images)
Apa Jadinya Kalau Kartu Kredit pun Pakai AI? Foto: GettyImages
Jakarta -

Kebanyakan dari kita mungkin merasa sangat pintar mengatur keuangan. Nyatanya, banyak yang malah sering kebobolan dan boros. Nah, bagaimana jadinya kalau masalah ini dibantu oleh kartu kredit yang dibenamkan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan?

Cred.ai, adalah sebuah startup yang meluncurkan kartu kredit dengan teknologi AI. Pada kartu kredit ini, AI berfungsi untuk membantu mengatur keuangan penggunanya.

Dikutip dari Ubergizmo, AI pada kartu kredit ini akan memperhitungkan hal-hal seperti pengeluaran rutin, dan berapa banyak uang yang dimiliki. Kemudian AI akan membuatkan perhitungan yang cerdas untuk menentukan berapa banyak yang boleh dibelanjakan.

Jadi, setiap kali pengguna membeli sesuatu, jumlahnya akan mengambil dari rekening, tetapi akan ditahan dulu atau diberi peringatan untuk memberi si pengguna kesempatan membuat skor kreditnya agar lebih baik.

Menurut Cred.ai, jika mengikuti aturan AI, kita tidak akan berada dalam posisi yang menyebabkan harus membayar bunga atau biaya keterlambatan pada kartu. Itu jadi salah satu pertanda penggunaan kartu kreditnya sehat.

Ide ini memang terdengar menarik, terutama buat yang sering kebablasan menggunakan kartu kredit. Sejauh ini, program Cred.ai ini masih dalam tahap beta. Cred.ai mengundang pengguna yang berminat untuk ambil bagian dalam program beta ini dengan mendaftar melalui situsnya yang beralamat di cred.ai.



Simak Video "Indonesia Makin Canggih, Pemerintah Bakal Bikin Pusat Strategi AI"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)