Intel dan Kemendikbud Siapkan Generasi Melek AI

Intel dan Kemendikbud Siapkan Generasi Melek AI

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 13 Agu 2020 08:37 WIB
Kecerdasan Buatan Bisa Jadi Penyelamat Nyawa Pada Kasus Pandemi
Ilustrasi kecerdasan buatan. Foto: DW SoftNews
Jakarta -

Intel Indonesia secara resmi meluncurkan program Intel AI for Youth di Indonesia, berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Orbit Future Academy.

Dalam keterangan resmi Intel, Kamis (13/8/2020), disebutkan bahwa program ini bertujuan memperluas kesiapan menghadapi era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di sekolah negeri dan memberdayakan siswa dalam menggunakan AI untuk membangun Indonesia yang inovatif dan sejalan dengan tujuan penerapan industri 4.0.

"Indonesia bertransisi dari ekonomi berbasis sumber daya menuju ekonomi berbasis pengetahuan. Tenaga kerja yang siap dengan keterampilan AI, serta terampil dalam logika komputasi dan kemampuan memecahkan masalah menjadi sangat penting bagi keberhasilan transisi ini," kata Mendikbud Nadiem Anwar Makarim.

Lebih lanjut Mendikbud menyampaikan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk menyiapkan siswa agar mahir teknologi dan siap menyongsong tantangan-tantangan di masa depan.

"Teknologi AI telah digunakan di seluruh dunia untuk memecahkan tantangan sosial, ekonomi, dan kesehatan, termasuk COVID-19. Dalam hal ini, program Intel AI for Youth dapat membantu siswa Indonesia dengan menyediakan akses pada perangkat AI, kurikulum, dan pelatihan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua kehormatan & co-founder Orbit Future Academy Ilham Habibie menyebutkan AI for Youth adalah program inklusif dan multidisiplin yang mendorong partisipasi siswa dan guru, tidak hanya mereka yang memiliki latar belakang matematika, dan fisika.

"Di Indonesia, demistifikasi (merakyatkan kembali) teknologi diperlukan sehingga remaja kita dapat belajar beradaptasi dan berpartisipasi dalam dunia industri 4.0 di masa depan. Kami sangat senang berkolaborasi dengan Kemendikbud dan Intel untuk menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif dan menarik bagi siswa dan guru," ujarnya.

AI adalah salah satu dari lima pilar utama dalam roadmap Making Indonesia 4.0. Bergabung dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara, Indonesia ikut dalam melaksanakan program kesiapan AI untuk sekolah. Ini akan menjadi terobosan rencana nasional untuk menyelaraskan pengembangan sumber daya manusia dengan keterampilan industri 4.0.

Penyelarasan ini dilakukan untuk mengatasi kesenjangan digital dan memperluas akses terhadap keterampilan teknologi yang diperlukan untuk pekerjaan saat ini dan masa depan.

Indonesia adalah negara kedua di ASEAN dan kesebelas secara global yang memperkenalkan program Intel AI For Youth di sekolah. Program ini sebelumya telah diluncurkan untuk sekolah di India, Polandia, Korea Selatan, Jerman, Singapura, Inggris, China, Rusia, Israel, dan Amerika Serikat.

Managing Director-Intel APJ Territory Santhosh Viswanathan menyebutkan, Intel punya tujuan mendemokratisasi AI dengan program AI for Youth skala besar bagi remaja di 30 negara, 30.000 institusi di seluruh dunia, dan memberdayakan lebih dari 30 juta orang dengan pelatihan keterampilan AI pada 2030.

"Sejalan dengan tujuan 2030 Intel dan tantangan dampak global, kami sangat antusias untuk membawa program Intel AI for Youth ke Indonesia. Program ini akan menyediakan kurikulum AI, sumber daya, dan pendampingan kepada seluruh siswa SMA dan SMK secara nasional, sehingga memungkinkan mereka untuk menjadi bagian dari generasi yang siap AI," ujarnya.

Pada program tahap pertama, ada 100 siswa dan 40 guru dari 20 sekolah terpilih dari seluruh Indonesia yang akan menggunakan prinsip dan teknik yang mereka pelajari dari program AI for Youth dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi.

Setiap sekolah diharapkan mampu mengembangkan solusi untuk memecahkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolah dan masyarakat di masa pandemi COVID-19 melalui penggunaan AI.

Berdasarkan hasil yang didapatkan pada tahap pertama, Orbit Future Academy dan Kemendikbud akan memperluas program AI for Youth ke lebih dari 10.000 sekolah di 34 provinsi di Indonesia.



Simak Video "Intel Bakal Pasok Komponen Lagi untuk Huawei?"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)