Bill Gates: Perubahan Iklim Bisa Lebih Parah dari COVID-19

Bill Gates: Perubahan Iklim Bisa Lebih Parah dari COVID-19

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 07 Agu 2020 08:08 WIB
Bill Gates
Bill Gates: Perubahan Iklim Bisa Lebih Parah dari COVID-19 Foto: Reuters
Jakarta -

Bill Gates saat ini sedang memfokuskan perhatiannya untuk membantu mencari vaksin virus Corona. Tapi ia mengatakan ada sesuatu yang bisa lebih parah dari COVID-19 yaitu perubahan iklim.

Dalam blog yang ditulisnya, Gates mengatakan saat ini mungkin sulit untuk fokus kepada hal lain selain virus Corona. Tapi jika upaya untuk menangani perubahan iklim tidak segera dipercepat akan sulit bagi manusia untuk menghindari bencana iklim.

Pendiri Microsoft ini mengatakan menemukan inovasi tentang bagaimana menghasilkan listrik, manufaktur produk, dan mengirimkan barang secara global dengan cara nol-karbon sama pentingnya dengan melakukan tes dan menemukan vaksin COVID-19.

"Jika kalian ingin memahami jenis kerusakan yang akan ditimbulkan oleh perubahan iklim, lihat COVID-19 dan sebarkan rasa sakitnya dalam jangka waktu yang lebih panjang," tulis Gates, seperti dikutip detikINET dari Cnet, Kamis (6/8/2020).

"Hilangnya nyawa dan kesengsaraan ekonomi yang disebabkan pandemi ini setara dengan apa yang akan terjadi secara reguler jika kita tidak menghilangkan emisi karbon dunia," sambungnya.

Berdasarkan data angka kematian akibat COVID-19 saat ini, Gates mengatakan 14 dari 100.000 orang telah meninggal dunia akibat virus Corona. Pada tahun 2100, kenaikan temperatur akan membunuh 73 dari 100.000 orang.

"Pada 2060, perubahan iklim bisa sama mematikannya dengan COVID-19, dan pada 2100 bisa lima kali lebih mematikan," jelas Gates.

Selain itu, kehancuran ekonomi yang disebabkan oleh perubahan iklim akan setara dengan kehancuran ekonomi yang dialami jika pandemi seperti COVID-19 terjadi tiap dekade.

Walau pandemi virus Corona berhasil menurunkan gas rumah kaca di tahun 2020 karena berkurangnya penggunaan mobil dan pesawat terbang, Gates mengatakan kontribusi ini masih sangat kecil yaitu hanya 8% atau 47 miliar ton karbon.

Bahkan penurunan yang kecil seperti ini juga tidak akan bertahan lama karena bergantung pada kebijakan lockdown akibat virus Corona dan bukan karena solusi sebenarnya untuk mengatasi perubahan iklim.

"Ini bukan situasi yang siapa pun ingin lanjutkan. Selain itu, pengurangan ini bisa dicapai dengan, secara harfiah, biaya yang sangat besar," ujar pria berusia 64 tahun ini.



Simak Video "Ayah Bill Gates Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)