Belajar di Rumah Via Radio Komunitas, Murah dan Efektif

Belajar di Rumah Via Radio Komunitas, Murah dan Efektif

Robby Bernardi - detikInet
Selasa, 04 Agu 2020 13:10 WIB
Belajar dari Rumah Pakai Radio Komunitas di Pekalongan
Belajar di Rumah Via Radio Komunitas, Murah dan Efektif (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Pekalongan -

SDN 01 Tegalontar, Kabupaten Pekalongan memakai teknologi radio komunitas untuk membantu siswa belajar dari rumah. Cara ini dipuji murah dan tepat sasaran.

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, mengapresiasi upaya SDN 01 Tegalontar, Sragi, yang memanfaatkan radio komunitas untuk proses belajar siswa di rumah. Pembelajaran daring di Pekalongan, justru kurang mengena.

"Di Kabupaten Pekalongan, tidak semua siswa mempunyai smartphone. Kalaupun ada, para orangtua juga terbebani dengan kuota internet. Apalagi di masa serba sulit seperti saat ini," kata Sumarwati, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, pada detikcom, Senin (3/8/2020).

Pihaknya sendiri sudah dalam beberapa bulan ini memantau langsung jalannya pelaksanaan daring dan luar jaringan (luring). Dinas pendidikan menekankan agar tidak membebani siswa yang belajar di rumah dengan tugas yang banyak melalui daring.

"Saya apresiasi apa yang dilakukan di SDN 01 Tegalontar. Efektif dan bisa mengena sasaran. Yang terpenting, bagaimana guru bisa menjaga komunikasi dengan siswanya," katanya.

Sumarwati menilai selama pelaksanaan daring, tercatat tidak seluruhnya dapat menyentuh peserta didik. Untuk tingkat SD, pembelajaran melalui daring hanya bisa menyentuh 14,6 persen dari jumlah siswa yang ada.

"Di tingkat sekolah dasar, proses pembelajaran daring hanya menyentuh 14,6 persen saja," katanya.

Sisanya pembelajaran luring dan kombinasi keduanya yakni daring dan luring. "Di tingkat SMP, daring hanya menyentuh 31 persennya saja," tambah Sumarwati.

Belajar dari Rumah Pakai Radio Komunitas di PekalonganKadindik Kab Pekalongan, Sumarwati. Foto: (Robby Bernardi/detikcom)

Dengan adanya proses pembelajaran melalui radio, menurut Sumarwati, direspon sangat bagus bagi para orangtua. Orangtua juga bisa ikut memantau anak-anaknya mengikuti siaran radio bersama-sama.

"Anak-anak pada jam tertentu juga dilatih berdisiplin sudah berada di depan radio," imbuhnya.

Radio ada di hampir setiap rumah warga di Kabupaten Pekalongan. Smartphone juga ada fasilitas radionya.

"Radio ini luring ya, luar jaringan dan respon warga masyarakat sangat bagus," katanya.

Pihaknya juga meminta para guru untuk pro aktif ke para siswanya selama masa pendemi Corona dengan belajar di rumah. Bahkan pihaknya juga telah mengerahkan guru-guru secara periodik untuk berkunjung ke para siswanya.

"Kondisi pendemi corona, anak-anak masih sekolah di rumah. Kepada guru-guru berikan motivasi anak-anak ini tetap belajar di rumah tetapi serasa di sekolah," jelas Sumarwati.

Belajar dari Rumah Pakai Radio Komunitas di PekalonganBelajar dari Rumah Pakai Radio Komunitas di Pekalongan Foto: (Robby Bernardi/detikcom)


Simak Video "SMP di Makassar Beli 428 Tab Tablet Dukung Proses Belajar dari Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)