Gojek Tutup Layanan GoLife dan PHK 430 Karyawan

Round-up

Gojek Tutup Layanan GoLife dan PHK 430 Karyawan

Tim detikINET - detikInet
Rabu, 24 Jun 2020 06:33 WIB
Gojek
Foto: Gojek
Jakarta -

Dua kabar mengejutkan datang dari Gojek. Perusahaan besutan Nadiem Makarim ini menutup layanan GoLife serta melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 430 karyawannya.

Pandemi COVID-19 ditengarai penyebab kedua keputusan berat itu dikeluarkan. Sejak wabah virus Corona melanda Indonesia langsung menghantam sejumlah layanan GoLife terutama yang melakukan kontak fisik.

Seperti kita ketahui salah satu upaya cegah meluasnya COVID-19 adalah dengan melakukan physical distancing. Karena itu beberapa layanan sulit untuk dilakukan kembali.

"Layanan GoLife yang meliputi layanan GoMassage dan GoClean, serta GoFood Festival yang merupakan jaringan pujasera GoFood di sejumlah lokasi, akan dihentikan," kata Gojek dalam pernyataan resminya.

Janji Bantu Mitra

Kendati GoLife telah diputuskan untuk ditutup, layanan tersebut masih bisa digunakan hingga bulan depan.

"Aplikasi GoLife dapat digunakan hingga 27 Juli 2020," kata Gojek.

Pihak Gojek memastikan akan memberikan dukungan berupa 'Program Solidaritas Mitra COVID-19' kepada mitra yang aktif menggunakan platform sebelum adanya pembatasan akibat COVID-19.

Hal tersebut berupa program peningkatan keterampilan melalui pelatihan online yang dapat menjadi bekal jangka panjang untuk memperoleh penghasilan tambahan.

"Selain itu, Gojek juga akan memberikan program bantuan dana tunai untuk mitra aktif yang memenuhi kriteria," kata Gojek.