Hadirkan Standar Kebersihan, Grab Luncurkan Grab Protect di Medan

Hadirkan Standar Kebersihan, Grab Luncurkan Grab Protect di Medan

Alfi Kholisdinuka - detikInet
Senin, 22 Jun 2020 21:39 WIB
Grab
Foto: Istimewa
Jakarta -

Program Grab Protect resmi hadir di Medan untuk memberikan keamanan dari penyebaran COVID-19, baik untuk pengemudi maupun penumpang di masa new normal. Hal ini juga dilakukan untuk membantu mitra pengemudi agar dapat kembali beroperasi dalam membangkitkan perekonomian.

City Manager Grab Medan Valencia menjelaskan program Grab Protect sudah mengedepankan standar keamanan dan kesehatan untuk penumpang yang telah disediakan partisi serta disinfektan. Untuk pengemudi setiap harinya harus mengisi formulir kesehatan secara online di aplikasi Grab sebelum melakukan pekerjaan.

"Kita sangat fokus dengan kesehatan dan keamanan yang diharapkan dapat mengantisipasi penyebaran COVID-19," ujar Valencia dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2020).

Ia menyampaikan sejak adanya COVID-19 terjadi penurunan penumpang yang cukup signifikan terhadap layanan Grab Car dan Grab Bike akibat adanya kekhawatiran masyarakat soal isu kebersihan. Masyarakat cenderung lebih selektif memilih media transportasi, kebersihan dan higienitas menjadi prioritas utama.

Begitu juga kebijakan physical distancing yang diterapkan pemerintah berimbas pada penurunan aktivitas sehari-hari masyarakat.

"Berangkat dari hal itu, Grab berinovasi dengan memunculkan armada dengan proteksi tambahan berupa partisi separator dengan harapan mampu memberikan perlindungan dan rasa nyaman kepada setiap penumpang," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara, Nawal Edy Rahmayadi mengatakan program Grab Protect telah membantu kembali perekonomian warga yang terimbas pandemi COVID-19. Ia berharap hal ini juga mampu memberikan keamanan bagi para penumpang agar terhindar dari penularan COVID-19.

"Semoga dengan program ini dapat mengatasi permasalahan ini. Saya sangat mengapresiasi dengan program ini, rekan-rekan Grab dapat kembali bekerja membawa penumpang dan dapat membantu ekonomi keluarga," ujar Nawal.

Menurut Nawal, melalui program ini masyarakat sudah tidak perlu khawatir lagi untuk menggunakan jasa pengemudi online dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Bahkan, ia sempat menjajal GrabBike yang sudah menggunakan Grab Protect.

"Saya berharap dengan jumlah positif COVID-19 yang terus bertambah, bapak dan ibu semua tetap harus waspada. Bagi penumpang yang tidak mengikuti protokol kesehatan saya harap bapak dan ibu dapat menolaknya," ungkapnya.

Adapun Kepala Bidang Perkeretaapian dan Pengembangan Dinas Perhubungan Sumut Agustinus Panjaitan juga menyambut baik teknologi inovasi yang dilakukan Grab karena sangat sesuai dengan upaya pemerintah dalam upaya percepatan penanganan COVID-19. Terutama dalam menghadapi new normal ke depan program yang diluncurkan Grab ini diharapkan menjadi motivasi bagi operator online lainnya untuk mengikuti.

"Sebelumnya khusus sepeda motor kita melarang untuk mengangkut penumpang. Semoga dengan program ini dapat memberikan perlindungan bagi pengemudi dan penumpang dengan tetap menggunakan masker, baju tangan panjang dan menggunakan hand sanitizer serta tidak boleh bekerja bila tidak sehat," pungkasnya.



Simak Video " Ini Aturan New Normal bagi Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/fay)