Grab Luncurkan Protokol Kesehatan COVID-19, Seperti Apa?

Grab Luncurkan Protokol Kesehatan COVID-19, Seperti Apa?

Alfi Kholisdinuka - detikInet
Selasa, 02 Jun 2020 17:21 WIB
Grab
Grab Luncurkan Protokol Kesehatan COVID-19 (Foto: dok Grab)
Jakarta -

Grab hari ini meluncurkan GrabProtect di enam negara asia tenggara termasuk Indonesia. Ini merupakan protokol keamanan dan kebersihan untuk meminimalisir resiko penyebaran virus COVID-19 dari transportasi terutama dalam menyambut tatanan hidup baru atau new normal yang tengah disiapkan pemerintah.

Regional Head of Operations Grab Russell Cohen mengatakan inovasi ini sendiri dilakukan mengingat pemerintah di wilayah Asia Tenggara mulai melonggarkan aksi pembatasan sosial secara bertahap dan memulai kembali aktivitas perekonomian pasca pandemi COVID-19. Akan tetapi, masih ada kekhawatiran akan penyebaran virus 'gelombang kedua'.

"Pandemi COVID-19 telah meningkatkan kesadaran terhadap keamanan dan kebersihan di berbagai industri. Keamanan selalu menjadi fokus utama Grab dan melalui program seperti GrabProtect, kami telah meningkatkan standar kebersihan di industri ride-hailing. Bersama dengan mitra pengemudi, kami akan mendorong perilaku bersih yang lebih baik sebelum perjalanan dimulai," ujar Russell dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2020).

Berdasarkan survey Grab terhadap 2.951 pengguna ride-hailing di enam negara Asia Tenggara menyatakan bahwa mengenakan masker (77%), menyediakan hand sanitizer dalam mobil (71%), dan mendisinfeksi permukaan mobil sebelum memulai perjalanan (61%) adalah langkah pencegahan terpenting untuk memerangi COVID-19 saat ini.

Grab pun memperkenalkan rutinitas dalam berkendara yang baru agar perjalanan pengguna lebih aman. Hal ini ditujukan agar pengguna tidak lagi khawatir akan ancaman virus Corona yang masih menghantui di berbagai negara asia termasuk Indonesia.

"Dimulai dengan memastikan pengguna dalam keadaan sehat dan telah mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan sebelum melakukan perjalanan, memberikan mereka kesempatan untuk membatalkan dan memberikan tanggapan kepada Grab jika mitra pengemudi tidak menggunakan masker, serta meningkatkan praktik menjaga keamanan dan kebersihan seperti membersihkan tangan secara rutin dan menggunakan metode pembayaran non-tunai (cashless payment)," jelas dia.

Sebagai informasi GrabProtect ini jadi program keamanan dan kebersihan untuk memberikan standar kebersihan terbaik di industri ride-hailing melalui serangkaian fitur baru, peningkatan armada GrabCar Protect dan GrabBike Protect, serta pembaharuan aturan keamanan.

Fitur baru kini juga mencakup deklarasi kesehatan online dan kebersihan sekaligus mask selfie. Penumpang dan pengemudi dapat membatalkan pesanan perjalanan apabila persyaratan masker tidak dipenuhi.

Sebelumnya Grab Indonesia juga sudah meluncurkan 5.000 armada GrabCar Protect diluncurkan pada awal April lalu. Armada yang dibuat Grab ini untuk meningkatkan perlindungan driver dan penumpang Grab saat pandemi COVID-19.

(ega/fay)