Perangkat Anti 5G Bodong Beredar, Ternyata Cuma Flash Disk

Perangkat Anti 5G Bodong Beredar, Ternyata Cuma Flash Disk

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 30 Mei 2020 09:03 WIB
perangkat anti 5g bodong
Perangkat Anti 5G Bodong Beredar, Ternyata Cuma Flash Disk Foto: Pen Test Partners
Jakarta -

Penipu mencoba menarik perhatian dan dompet pengikut teori konspirasi 5G dengan perangkat anti 5G. Perangkat yang sekilas mirip flash disk itu baru saja dijual di Inggris dengan harga antara 280 poundsterling dan 330 poundsterling.

Dikutip detikINET dari The Verge, Sabtu (30/5/2020) perangkat bernama 5GBioShield itu, diklaim bisa melindungi rumah dari 5G menggunakan teknologi 'quantum holographic catalyzer'.

Setelah dikulik, rupanya perangkat tersebut memang hanya flash disk dengan kapasitas 128 MB yang telah dipasangi stiker. Tapi, itu tidak menghentikan penggemar teori konspirasi untuk mempromosikannya ke publik.

BBC News melaporkan bahwa 5GBioShield direkomendasikan oleh seorang anggota 5G Advisory Committee di Glastonbury Town Council. Kota kecil itu memang sedang melakukan studi terhadap 5G karena khawatir akan ancaman kesehatannya.

Salah seorang anggota eksternal komite tersebut, Tony Hall merekomendasikan perangkat tersebut dalam laporannya. Ia mengklaim produk tersebut sangat bermanfaat setelah diaktifkan karena membuatnya tidur lebih lelap dan sering bermimpi.

Namun dalam laporan yang sama, Hall juga mengklaim bahwa kawanan burung tiba-tiba jatuh dari langit ketika 5G diaktifkan. Ia juga mengklaim orang-orang jadi mimisan dan angka bunuh diri meningkat karena jaringan generasi kelima itu.

Dari klaim yang dibuatnya, tentu sudah jelas bahwa Hall menolak kehadiran 5G di kotanya. Padahal hingga saat ini belum ada bukti bahwa 5G bisa menyebabkan hal-hal di atas.

Perusahaan keamanan Pen Test Partners pun membeli perangkat ini untuk dioprek teknologi 'quantum holographic catalyzer' yang digunakan. Setelah dikulik rupanya perangkat itu hanya flash disk 128 MB buatan China seharga 5 poundsterling yang ditempeli stiker di atasnya.

perangkat anti 5g bodongStiker 5GBioShield saat dilepas Foto: Pen Test Partners

Kami tidak bisa bilang bahwa stiker ini tidak memiliki fungsi tambahan yang tidak digunakan di tempat lain di seluruh dunia, tapi kami percaya diri kalian bisa memutuskannya sendiri, kata peneliti dari Pen Test Partner Phil Eveleigh.

Ketika dihubungi BBC News, pemilik situs yang menjual perangkat anti 5G bodong ini justru membela diri dan kukuh bahwa perangkat itu memiliki teknologi canggih yang diklaim.

"Kami memiliki informasi teknis yang sangat besar, dengan banyak riset historis," kata BioShield Distribution Director Anna Grochowalska.

"Kami tidak bisa mengungkap semua informasi sensitif ini kepada pihak ketiga karena alasan yang jelas," sambungnya.



Simak Video "Xiaomi Siap Pensiunkan Ponsel 4G Akhir Tahun 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)