Mantan Bos Microsoft Ini Pakai iPad Pro Sebagai PC

Mantan Bos Microsoft Ini Pakai iPad Pro Sebagai PC

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 27 Mei 2020 07:03 WIB
iPad Pro 2018
Foto: Apple
Jakarta -

Apple berkali-kali mempromosikan iPad sebagai masa depan sebuah komputer, dan ide tersebut kini 'didukung' oleh mantan bos Microsoft, yang dulu ikut mengembangkan Windows.

Steven Sinofsky adalah orang itu. Ia bergabung ke Microsoft pada 1989 sebagai software design engineer, dan pada puncak karirnya ia menjadi presiden divisi Windows di Microsoft pada 2009 sampai ia mengundurkan diri pada 2012.

Baru-baru ini Sinofsky memposting sebuah foto iPad Pro dengan caption 'New desktop PC'. Ia pun menjelaskan semua perangkat yang ia pakai tersebut lengkap dengan harganya.

Selain iPad Pro 12,9 inch 256GB (USD 1.099), ia juga menggunakan Heckler Design iPad Stand (USD 70), Magic Keyboard (USD 99 ), Trackpad 2 (USD 149), Apple Pencil (USD 129), kabel USB-C angle (USD 5), dan dongle USB-C 7 in 1 (USD 10).

Total harga perangkat yang dipakainya adalah USD 1500, dan dengan uang sebanyak itu seharusnya bisa mendapat PC desktop yang sangat mumpuni, atau sebuah laptop premium, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Rabu (27/5/2020).

Sinofsky memang menyebut 'perangkat PC' ini tak akan menjadi komputer utamanya. melainkan hanya digunakan sebagai perangkat yang digunakan sebagai layar kedua saat melakukan rapat lewat video.

Penggunaan iPad Pro sebagai 'komputer' ini baru dimungkinkan setelah Apple merilis iPad OS. Dalam pembaruan tersebut, pengguna bisa menggunakan port USB, mouse, ataupun trackpad. Lalu ada juga Magic Keyboard yang dirilis setelahnya, serta system on a chip (SoC) A12X dan A12Z yang mumpuni.

Pilhan perangkat yang dipakai oleh Sinofsky ini memang terbilang unik, mengingat ia adalah sosok yang bertanggung jawab terhadap pengembangan Windows 8. Ia bahkan sering menulis blog berjudul 'Building WIndows 8' dalam proses pengembangan sistem operasi tersebut.

Windows 8 adalah penerus Windows 7 dan didesain khusus untuk penggunaan dengan layar sentuh. Namun OS tersebut dianggap banyak pihak sebagai OS yang tak terlalu sukses, dan Microsoft pun kemudian buru-buru memperbaruinya menjadi Windows 10.



Simak Video "Microsoft Akan Genjot Bukalapak Rp 1,46 T"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)