Standar Keamanan GrabFood Ditingkatkan buat Cegah Covid-19

Standar Keamanan GrabFood Ditingkatkan buat Cegah Covid-19

Nurcholis Maarif - detikInet
Sabtu, 28 Mar 2020 18:30 WIB
Order GrabFood
Foto: Robi Setiawan/detikcom
Jakarta -

Grab meningkatkan standar layanan keamanan GrabFood untuk membantu penyebaran virus Corona (Covid-19). Peningkatan keamanan makanan dilakukan dengan 'Kartu Keterangan Pengiriman GrabFood' hingga 'Pengantaran Tanpa Kontak'.

Dilansir dari situs resmi Grab, Jumat (27/3/2020), Kartu Keterangan Pengiriman GrabFood akan diberlakukan mulai minggu ini. Kartu tersebut mencatat tanggal, waktu, nama, dan suhu tubuh karyawan yang menyiapkan makanan serta diberlakukan bagi semua pesanan GrabFood.

Hal ini sejalan dengan anjuran Grab buat mitra merchant agar melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara rutin kepada pelanggan, karyawan, dan mitra pengantaran sebelum diizinkan memasuki restoran.

GrabFood juga akan memberikan lebih dari 2.000 termometer tembak digital pada mitra merchant terpilih di seluruh Indonesia.

Selain itu, Grab mendorong mitra merchant untuk menyediakan area pengambilan khusus untuk pesanan online, setidaknya jarak 2 meter saat mengantre di restoran. Ini dilakukan untuk mengurangi kontak langsung antara mitra pengantaran, karyawan restoran, dan pelanggan.

Mitra merchant juga diwajibkan untuk melakukan prosedur terkait kebersihan setiap saat. Area dapur dan benda-benda yang paling sering disentuh seperti gagang pintu atau telepon harus dibersihkan setiap 4 jam.

Lalu semua karyawan yang menangani makanan harus mengenakan masker, sarung tangan, dan tutup kepala. Daging dan bahan mentah harus dijaga agar tetap higienis serta semua pesanan makanan harus disegel dengan benar untuk menghindari kontaminasi

GrabFood juga membantu mitra merchant dengan skala bisnis yang lebih kecil seperti UMKM di berbagai kota di Indonesia untuk mengakses masker, sarung tangan dan penutup kepala dengan lebih mudah.

Sebelumnya, pertama di Indonesia, Grab juga memperkenalkan Pengantaran Tanpa Kontak pada 16 Maret 2020 lalu untuk membatasi kontak antara pelanggan dan mitra pengantaran untuk membantu mencegah penyebaran virus COVID-19 lebih lanjut.

"Di tengah pandemi COVID-19, layanan pesan-antar makanan telah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat. Untuk menjaga serta meningkatkan kepercayaan pelanggan, penerapan prosedur keamanan dan kebersihan makanan yang lebih ketat memainkan peranan yang penting," ujar Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi.

"Inilah mengapa Grab mengembangkan sejumlah pedoman, perangkat, dan materi pelatihan baru yang dapat membantu mitra merchant untuk mengimplementasikannya dengan mudah ke dalam proses kerja harian mereka. Bersama-sama, kita dapat meningkatkan standar keamanan pangan di Indonesia dan berkontribusi dalam upaya memerangi COVID-19," jelasnya.

(prf/fay)