Telkomsel: Kami Sekarang Perusahaan Digital

Telkomsel: Kami Sekarang Perusahaan Digital

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 10 Mar 2020 20:45 WIB
Arief Teguh Hermawan
Arief Teguh Hermawan. (Foto: Aisyah Kamaliah/detikcom)
Jakarta -

Telkomsel mengukuhkan bahwa pihaknya kini telah bertransformasi dari perusahaan telekomunikasi berkembang menjadi perusahaan digital. Inilah yang dikatakan Arief Teguh Hermawan selaku GM Fleet Management Telkomsel.

"Telkomsel di beberapa tahun terakhir, kita men-declare tak hanya jadi perusahaan telekomunikasi tapi jadi perusahaan digital," tuturnya dalam acara Forwat (Forum Wartawan Teknologi) dengan tema 'Tren Ai dan IoT di Indonesia', Selasa (10/3/2020), di Plaza Senayan.

Menurut penuturan Arief, kini Telkomsel juga menaruh perhatian pada Artificial Intellegence (AI) dan Internet of Things (IoT). Pihaknya pun sadar bahwa ketika bicara soal kedua hal tersebut, maka untuk scale up butuh waktu.

Selain itu, secara komersial, industri telko sedang mengalami penurunan dari segi bisnis voice dan SMS. Masih kata Arief, ini cukup drastis jika dibandingkan dengan break down 3-4 tahun lalu di mana 70% masih dihasilkan dari SMS dan telepon.

"Tendensinya turun. Itulah alasan Telkomsel diversifikasi bisnis, tapi juga membesarkan data. IoT salah satu punggawa Telkomsel ke depan," ucapnya.

"Kalau kita lihat ekosistem Telkomsel sendiri, benefit IoT yang coba kami deliver kita akan gathering data, itu yang pasti karena menyambungkan sensor devices ke ekosistem apapun dan kita sambungkan ke cloud menggunakan Telkomsel," sambungnya.

Lebih lanjut, Telkomsel kini tengah mengembangkan beberapa hal termasuk face recognition menggunakan AI yang bisa mendeteksi demografi mulai dari jenis kelamin hingga suasana hati seseorang. Ini tengah diuji coba di salah satu mal besar di Indonesia.

"Industri berubah, saya sempat tanya kan tadi berapa orang pakai SMS atau voice telepon yang tidak memakai aplikasi? Ini yang membuat Telkomsel membuat diversifikasi," pungkas Arief.



Simak Video "Dirut Telkomsel: 2 Karyawan Meninggal, 8 Lainnya Positif COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)