6 Startup RI Go International di Zurich Innovation Championship

6 Startup RI Go International di Zurich Innovation Championship

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 18 Feb 2020 15:27 WIB
Zurich Innovation Championship
6 Startup RI maju ke Zurich Innovation Championship 2020 (detikINET/Anggoro Suryo Jati)
Jakarta -

Zurich Indonesia mengumumkan enam startup yang akan diadu dengan mempresentasikan inovasi mereka demi mendapat kesempatan go international lewat Zurich Innovation Championship (ZIC) 2020.

ZIC adalah kompetisi global bagi startup untuk beradu inovasi demi memenangkan kesempatan mengembangkan inovasi tersebut bersama Zurich, sebuah perusahaan asuransi berskala internasional.

Enam startup yang akan mempresentasikan inovasinya di depan panel juri tersebut berasal dari Singapura, Hong Kong, Amerika Serikat, dan tentunya tuan rumah Indonesia yang diwakili empat startup.

Mereka akan memperebutkan satu tempat untuk menuju putaran regional di Asia Pasifik yang akan digelar pada Juni mendatang di Hong Kong. Nantinya dari tingkat regional itu akan dipilih 1 startup untuk mengikuti kompetisi global.

"Di tingkat global akan ada tiga pemenang yang akan diberikan kesempatan untuk mengeksekusi inovasi mereka, berkolaborasi dengan Zurich, dan mendapat dukungan finansial," ujar Hassan Karim, Zurich Underwriting, di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Menurutnya, ZIC punya diferensiasi dibanding kompetisi startup yang lain. Yaitu ZIC adalah kompetisi global, jadi siapa pun yang mencapai final akan mendapat cakupan secara global.

"Pemenangnya akan mendapat spotlight di level global, jadi tak cuma di Indonesia," tambahnya.

Secara total, ada 1.300 startup yang mendaftar untuk ZIC 2020 ini setelah diluncurkan pada 24 September 2019 lalu di Las Vegas, Amerika Serikat. Jumlah pendaftar ini meningkat tiga kali lipat dibanding pada kompetisi tahun sebelumnya.

Ada 27 pendaftar yang inovasinya ditujukan untuk Indonesia, dan empat di antaranya adalah startup yang berasal dari Indonesia. Fokus dari para startup tersebut beragam, dari mulai dari produsen cat yang menggunakan sinar matahari untuk pendinginan, peternakan serangga, hingga platform berbasis komunitas yang memberdayakan perempuan dengan memperkuat pengetahuan keuangan mereka.

"Kami tak mengkhususkan industri tertentu untuk para startup ini, yang penting inovasi mereka bisa melindungi generasi yang akan datang. Hal itu karena kami adalah perusahaan asuransi, yang tujuannya untuk memberi perlindungan," tutup Hassan.



Simak Video "Ini Dia Salah Satu Peluang Startup yang Masih Jarang Ada di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)