Pemerintah Inggris Habiskan Rp 21,8 Triliun untuk Komputer Super

Pemerintah Inggris Habiskan Rp 21,8 Triliun untuk Komputer Super

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Senin, 17 Feb 2020 22:02 WIB
High Performance Computing Center Stuttgart (HLRS) of the University of Stuttgart
Cray XC40. Foto: Dok. Wikipedia
Jakarta -

Badan meteorologi-nya Inggris (Met Office) bakal menggelontorkan dana sebesar 1,5 miliar poundsterling (sekitar Rp 21,8 triliun) untuk membeli komputer super.

Ini adalah komputer super paling kencang untuk menganalisa cuaca, dan harganya 10 kali lipat ketimbang komputer Cray XC40 yang saat ini mereka pakai. Namun komputer yang lebih kencang ini bakal bisa memprediksi cuaca lebih akurat dan lebih cepat.

Menurut Met Office, komputer ini bakal bisa mendeteksi apakah sebuah penerbangan akan dibatalkan karena cuaca buruk, atau bahkan mendeteksi kedatangan banjir di sebuah jalanan, demikian dikutip detikINET dari Engadget, Senin (17/2/2020).

Cara kerja komputer super ini adalah dengan menciptakan 'kembaran' dari atmosfer kita dalam bentuk digital, lengkap dengan data seperti kecepatan angin, temperatur, tekanan udara, dan lainnya.

Prakiraan cuaca yang dihasilkan bisa diatur akurasinya hingga area sebesar 1000 meter, dibanding sebelumnya yang sebesar 10 km. Bahkan, untuk di bandara, akurasinya masih bisa difokuskan pada area sebesar 300 meter.

Met Office pun menyebut komputer super ini bisa membantu mitigasi dari perubahan iklim, serta juga akan digunakan oleh sejumlah universitas untuk mendesain obat, kecerdasan buatan, penyimpanan energi, dan berbagai penelitian lain.

Komputer supernya sendiri baru akan mulai beroperasi pada 2022 dan punya kemampuan komputasi enam kali lebih tinggi dibanding Cray XC40. Lima tahun setelahnya, komputer ini akan mendapatkan upgrade yang akan meningkatkan kemampuannya sebanyak tiga kali lipat.

Tak disebutkan berapa harga komputer tersebut, namun biaya sebesar 1,5 poundsterling itu akan dibayarkan selama 10 tahun masa penggunaan komputer tersebut. Sebagai perbandingan, Cray XC40 pertama dipakai pada 2014 dan akan pensiun pada 2022.



Simak Video "Setelah Twitter, Kini Giliran Spotify Bikin Format Stories"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)