Jumat, 25 Okt 2019 14:06 WIB

From Zero to Hero, Begini Cerita Para Seleb TikTok Raih Kepopuleran

Yakob Arfin - detikInet
Seleb TikTok. Foto: Yakob Arfin/detikcom

Sandy pun punya pendapat yang sama. Baginya punya TikTok kala itu yang penting merasa have fun. Menghibur diri sendiri dengan melihat video pribadi yang diunggah ke TikTok.

"Nggak ada ekspektasi apa-apa, nggak ada ekpsektasi terkenal atau apa pun. Yang penting aku senang. Tapi lebih ke sini, sama seperti Kelly, dapat komentar yang positif. Tapi tetap ada aja pro kontra ya. Tapi dari situ Sandy berpikir harus membuktikan bahwa omongan tersebut salah. Sandy ingin buktikan bisa berprestasi lewat TikTok," tandas Sandy.

Berada pada posisi saat ini, Kelly dan Sandy menuturkan bukan perkara mudah. Ada kerja keras dan konsistensi yang terus mereka lakukan untuk selalu produktif menampilkan karya yang menghibur dan inspiratif.

Tak hanya itu, respon negatif dari para haters pun punya tantangan tersendiri. Bagaimana mengubah tanggapan negatif tersebut menjadi sebuah amunisi untuk semakin membuat konten yang menarik.


"Kalau Kelly mungkin karena tipe orang yang cuek, oke ngebaca komen negatif, tapi diambil positifnya aja karena opini orang khan beda-beda. Jadi nggak dianggap serius. Tapi kalo emang udah pedes banget ya udha lah, fokus bikin konten bagus aja," kata Kelly.

Kini hasil kerja keras Kelly dan Sandy berbuah manis. Keduanya bersyukur TikTok tak sekadar menjadi platform untuk berekspresi, tapi memberinya ruang untuk berkembang di luar TikTok. Salah satu hal yang tak pernah dibayangkan oleh Kelly adalah saat dirinya diajak berkolaborasi bersama band kenamaan, Kotak.

Kesempatan ini Kelly peroleh saat ia berhasil memenangkan salah satu challenge yang diselenggarakan oleh TikTok. Tak hanya itu, sebagai salah satu seleb TikTok, Kelly didaulat untuk mewakili TikTok Indonesia dalam sebuah anjangsana internasional bersama seleb TikTok dari sejumlah negara di Asia.

Hal serupa juga dirasakan oleh Sandy. Sejak namanya mulai dikenal sebagai seleb TikTok, peluang ekonomi pun semakin terbuka. Sejumlah manajemen dan berbagai bentuk kerja sama dengan sendirinya melamar Sandy untuk endorsement kurang lebih 20 produk. Sejumlah tawaran kasting iklan pun dijajaki.


"Hal yang paling bahagia bagi Sandy adalah, saat Sandy akhirnya bisa kasih mukena ke mama, dari hasil kerja Sandy sendiri saat berkarya di TikTok. Dan sekarang mama dukung Sandy secara penuh untuk tetap jadi konten kreator di TikTok," ugkap Sandy.

Peluang-peluang tersebut memberi harapan dan semangat baru bagi Kelly dan Sandy. Keduanya menilai, bahwa capaian ini bukanlah akhir, tetapi awal yang baru untuk berkarya dalam berbagai bentuk ruang yang tersedia di depan.

"Ini bukan akhir, justru ini adalah awal bagi saya dan Sandy untuk memulai langkah yang baru. Bersyukur sekali TikTok berkenan membuka kesempatan yang luas bagi kami untuk terus berkarya," tutup Kelly.


From Zero to Hero, Begini Cerita Para Seleb TikTok Raih Kepopuleran
Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua

(prf/fay)