Rabu, 11 Sep 2019 12:59 WIB

Noda Hitam dalam Perjalanan Gemilang Jack Ma

Fino Yurio Kristo - detikInet
1 Masuk Daftar Hitam Pemerintah Amerika Serikat
Halaman 2 dari 4
Foto: istimewa Foto: istimewa

Taobao kerap masuk dalam daftar hitam atau blacklist yang disusun oleh lembaga perdagangan pemerintah AS, US Trade Representative atau USTR. Alasannya karena maraknya barang palsu atau bajakan yang dijual di sana, walaupun selalu dibantah oleh pihak Taobao.

Jack Ma pernah mengeluarkan pernyataan kontroversial soal itu. "Masalahnya adalah produk palsu saat ini kualitasnya lebih baik dan harganya lebih bagus ketimbang aslinya. Barang-barang itu berasal dari pabrik yang sama, dengan material yang persis sama," sebut Jack.

"Kami memang harus melindungi properti intelektual, kami harus melakukan apapun untuk menghentikan barang palsu, namun para OEM membuat produk dan harga lebih baik," tambahnya.

Pernyataan itu dikecam sana-sini sehingga akhirnya Jack Ma pun meralat ucapannya. "Saya tak akan memberi toleransi bagi siapapun yang melanggar properti intelektual milik orang lain," ujarnya beberapa waktu kemudian.

Alibaba pun pernah digugat perusahaan fashion Prancis, Kering, yang menjual produk mewah seperti Gucci dan Yves Saint Lauren menggugat Alibaba karena dinilai mendorong penjualan barang bajakan dan mengambil untung besar.

(fyk/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com