Jumat, 05 Jul 2019 17:38 WIB

Go-Jek-UI Siap Cetak Lebih dari 8.000 Tech Engineer Kelas Dunia

Faidah Umu Sofuroh - detikInet
Foto: Dok. Go-Jek Foto: Dok. Go-Jek
Jakarta - Dalam rangka mendukung target pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi, Go-Jek bekerja sama dengan UI melalui COMPFEST. Di ajang yang berjalan ke-11 tahun ini, COMPFEST punya target peserta lebih dari 8.000 mahasiswa.

COMPFEST merupakan festival IT (Informasi dan Teknologi) tahunan mahasiswa terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UI. Go-Jek sudah mendukung ajang ini sejak tahun lalu dengan peserta lebih dari 7.500 mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Nila Marita, Chief of Corporate Affairs Go-Jek menjelaskan, sebagai perusahaan teknologi Go-Jek percaya bahwa pemanfaatan teknologi untuk membawa dampak positif di Indonesia perlu didukung talenta yang mumpuni.




"Kami menyadari bahwa kompetensi di bidang teknologi membutuhkan tidak hanya pembelajaran teori, namun keterampilan teknis yang didasari oleh pengalaman di lapangan. Di COMPFEST, para ahli IT dan engineers senior kelas dunia dari Go-Jek akan berbagi ilmu nyata dari dunia kerja kepada para mahasiswa melalui pelatihan intensif di berbagai bidang keterampilan IT," terangnya dalam keterangan tertulis, Jumat (5/7/2019).

Nila menambahkan bahwa pelatihan dari Go-Jek ini sifatnya praktis dan fokus pada skill utama yang paling dibutuhkan di dunia kerja startup global yang saat ini berkembang sangat cepat.

Dekan Fasilkom UI, Mirna Adriani menyambut positif dukungan dan partisipasi Go-Jek dalam menyukseskan gelaran COMPFEST ke-11 ini. Menurutnya, kehadiran Go-Jek mampu memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka di bidang teknologi.

"Kami senang dengan adanya partisipasi Go-Jek pada acara COMPFEST ini, dapat menjadi bukti bahwa tidak hanya akademisi namun juga industri turut berkontribusi dalam membangun, menciptakan, dan mendidik talenta-talenta berkualitas di Indonesia sehingga mampu bersaing secara global," ungkapnya.

Mirna berharap, para peserta nantinya benar-benar memanfaatkan kesempatan yang ada selama mengikuti acara COMPFEST untuk dapat memperoleh informasi dan pengalaman dari para ahlinya. Kehadiran Go-Jek pada COMPFEST ke-11 ini pun diharapkan dapat memberikan motivasi bagi para peserta untuk menciptakan inovasi-inovasi baru di bidang IT yang bermanfaat bagi masyarakat.




Yang berbeda dari COMPFEST tahun ini adalah program 'The Academy Powered by Go-Jek' yaitu pelatihan intensif dari Go-Jek dan partner lain kepada puluhan mahasiswa terbaik dari hampir 2.000 pendaftar. Program ini akan berlangsung dari 6 Juli-18 Agustus dan meliputi 3 pilar yaitu Data Science Academy, Startup Academy dan Software Engineering Academy.

Di program Software Engineering Academy, para Senior Engineers Go-Jek akan mengajarkan berbagai metode mengembangkan perangkat lunak, seperti teknik Clean Code, yakni cara menulis kode dengan disiplin tinggi sehingga mengurangi kemungkinan program terkena bugs atau crash, dan Test-Driven Development atau metode testing yang dilakukan sebelum membangun sebuah program.

Untuk diketahui, saat ini Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi tenaga kerja di bidang teknologi untuk bisa mengejar pertumbuhan ekonomi digital yang pesat. Menurut Lembaga riset A.T. Kearney, Indonesia memproduksi hanya 278 tech engineers setiap satu juta penduduk. Jumlah ini sangat sedikit dibandingkan Malaysia dan Thailand yang mencetak ribuan engineers.




Simak Video "Kilas Balik Keemasan Gojek 9 Tahun Bersama Nadiem Makarim "
[Gambas:Video 20detik]
(prf/krs)